Veda Ega Pratama Ungkap Strategi Pengelolaan Ban di Moto3
Pebalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, mengungkapkan bahwa performanya yang kurang kompetitif pada sesi latihan Jumat di Moto3 merupakan bagian dari strategi pengelolaan ban.
Strategi ini diterapkan untuk menghadapi sesi kualifikasi dan balapan utama pada akhir pekan.
>>> Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 118 FIFA Usai Kalahkan Oman dan Mozambik
Veda menegaskan bahwa tidak ada strategi khusus pada hari Jumat atau sesi latihan.
"Itu bukan strategi hitungannya sih. Karena strategi itu cuma di kualifikasi sama hari balapan saja.
Kalau saat latihan tuh enggak ada strategi," kata Veda.
Keterbatasan jumlah ban yang disediakan untuk setiap pebalap dalam satu akhir pekan balapan memaksa tim untuk cermat mengatur penggunaan ban baru.
Setiap pebalap memiliki beberapa set ban yang bisa digunakan selama satu pekan balapan.
Keleluasaan menentukan jadwal penggunaan setiap set ban sepenuhnya diserahkan kepada keputusan masing-masing pebalap di lintasan.
>>> Timnas Indonesia Raih Dua Kemenangan Beruntun di FIFA Matchday Juni 2026
Veda memilih untuk tetap menggunakan ban lama pada sesi latihan Jumat pagi demi menjaga kondisi ban terbaiknya tetap utuh.
"Saya selalu menyimpan ban untuk hari Sabtu dan Minggu sih. Jadi hari Jumat itu, terutama pagi, saya enggak ganti ban, jadi saya cuma muter," jelas Veda.
Penurunan performa ban lama membuat catatan waktu putaran menjadi sulit diperajam, terutama pada sirkuit dengan tingkat cengkeraman rendah.
Situasi ini membuat hasil akhir sesi latihan tidak bisa dijadikan acuan mutlak untuk mengukur performa asli seorang pebalap.
Di sisi lain, pebalap yang menjalani musim debutnya ini memilih untuk belajar dari para rival yang memiliki pengalaman lebih tinggi di kejuaraan dunia.
Veda melakukan pengamatan langsung dengan membuntuti pergerakan pebalap papan atas saat mengitari sirkuit.
>>> Erick Thohir Dukung Shin Tae-yong Latih Persija Jakarta
"Biasanya saya nyoba ngikut untuk ngelihat line dia atau cara bawa dia," ungkap Veda.
Update Terbaru
Jadwal KRL Jogja Solo Minggu 26 Juli 2026 Lengkap, Cek Jam Keberangkatan dari Tugu hingga Palur
Minggu / 26-07-2026, 06:51 WIB
Amiibo Splatoon Raiders: Detail Luar Biasa pada Figur Shiver, Frye, dan Big Man
Minggu / 26-07-2026, 06:50 WIB
Casemiro Siap Debut untuk Inter Miami Lawan CF Montréal
Minggu / 26-07-2026, 06:50 WIB
Pentagon Dikecam karena Hapus Data Korban Perang Iran
Minggu / 26-07-2026, 06:49 WIB
FC Cincinnati Unggul Cepat atas Columbus Crew di Derby Hell is Real
Minggu / 26-07-2026, 06:49 WIB
Azzi Fudd Cetak Sejarah, Juara Kontes Tiga Angka WNBA All-Star 2026
Minggu / 26-07-2026, 06:49 WIB
Pura-pura Dibegal demi Klaim Asuransi, Pria di Jakbar Tusuk Tangannya Sendiri
Minggu / 26-07-2026, 06:49 WIB
Phoenix Catat Rekor 117 Derajat di Tengah Peringatan Cuaca Ekstrem
Minggu / 26-07-2026, 06:48 WIB
Diduga Aniaya Anak Buah, Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong Punya Harta Rp1,9 Miliar
Minggu / 26-07-2026, 06:47 WIB
Dedi Mulyadi Balas Kritik Yusril: Sayembara Tangkap Begal Cegah Main Hakim Sendiri
Minggu / 26-07-2026, 06:47 WIB
5 Fitur Rahasia Free Fire yang Masih Efektif di 2026
Minggu / 26-07-2026, 06:45 WIB
Build Loadout Terbaru Free Fire Juli 2026: Kombinasi Senjata dan Karakter Terbaik
Minggu / 26-07-2026, 06:45 WIB
Bintang 'Below Deck' Natalya Scudder Ceritakan Kondisi Mengerikan di Pusat Penahanan AS
Minggu / 26-07-2026, 06:45 WIB
Gel Ajaib Ubah Sinar Matahari Jadi Air Minum, Akhirnya Kekeringan Teratasi?
Minggu / 26-07-2026, 06:44 WIB







