Imam An-Nawawi dalam Riyadhus Shalihin menegaskan bahwa niat merupakan dasar dari segala perbuatan.

Perbaikan kualitas hidup spiritual seorang hamba sebaiknya diawali dengan mengutamakan ibadah shalat.

Ibnu Qudamah melalui Mukhtashar Minhajul Qashidin menjelaskan bahwa mutu ibadah lain kerap mengikuti kualitas shalat seseorang.

Resolusi shalat dapat berupa ketepatan waktu, memahami bacaan, hingga meningkatkan kekhusyukan melalui tadabbur.

Konsistensi Al-Quran, Sedekah, dan Akhlak

Para ulama menyarankan agar umat Islam membangun interaksi harian dengan Al-Quran secara konsisten meskipun dalam jumlah kecil.

>>> Pengusaha Logistik di Indonesia Genjot Investasi Truk Wing Box

Langkah sederhana seperti membaca dua halaman setiap hari dinilai lebih efektif daripada target besar yang sulit dipertahankan.

Prof. Quraish Shihab dalam Membumikan Al-Qur'an memaparkan bahwa kedekatan rutin dengan kitab suci mampu membentuk karakter serta pola pikir seorang Muslim.

Selain ibadah personal, aspek sosial seperti kepedulian terhadap sesama juga memerlukan peningkatan.

Imam Bukhari dalam Al-Adab Al-Mufrad meriwayatkan banyak anjuran mengenai pentingnya mempererat hubungan sosial dan membantu sesama manusia.

Tahun baru dapat menjadi awal pembiasaan sedekah harian, menyantuni anak yatim, hingga menyambung tali silaturahmi.

Perbaikan akhlak dan penjagaan lisan dari perkataan buruk juga menjadi ukuran nyata kualitas keimanan seseorang.

Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah berkata baik atau diam."

Imam Al-Ghazali dalam Bidayatul Hidayah menyebutkan bahwa mengendalikan lisan adalah salah satu bentuk ibadah yang paling berat sekaligus esensial.

Upaya ini mencakup pengurangan ghibah, penahanan amarah, serta pembiasaan tutur kata yang santun.

Menuntut Ilmu dan Bertawakal

Menambah pemahaman agama secara bertahap melalui kajian atau membaca buku keislaman menjadi resolusi yang sangat dianjurkan.