Ekspansi global ini diproyeksikan mampu memotong biaya purnajual tinggi yang selama ini membengkak akibat pengiriman unit robot kembali ke China saat terjadi kerusakan.

Dalam upaya mempercepat pembentukan ekosistem robotik, JD membangun kemitraan strategis dengan korporasi robotik terkemuka. Beberapa mitra yang digandeng antara lain Unitree Robotics, Songyan Dynamics, Deep Robotics, dan AgiBot.

Perusahaan juga menargetkan mempekerjakan lebih dari 10.000 teknisi robot profesional yang tersebar di seluruh wilayah operasional dalam tiga tahun ke depan.

Pembangunan Fasilitas Produksi Robot Pintar Langzu

Langkah ekspansif JD di industri robotik tidak hanya berfokus pada sektor pemeliharaan purnajual.

Pada November 2025, perusahaan menandatangani kontrak untuk membangun pabrik robot pintar global bernama "Langzu" di Wuxi, Provinsi Jiangsu, China.

Fasilitas manufaktur ini didirikan di atas lahan seluas kurang lebih 100 mu atau setara dengan 6,7 hektare.

Pabrik tersebut diproyeksikan menjadi pusat produksi utama untuk robot logistik cerdas.

Pabrik canggih ini mengadopsi sistem manufaktur otomatis yang terintegrasi penuh. Proses produksi meliputi pembuatan komponen inti, perakitan unit robot, hingga integrasi perangkat lunak.

>>> FIFA Bantu Suporter Iran Dapatkan Tiket Piala Dunia 2026

Proyek strategis ini mengombinasikan potensi ekosistem industri lokal dengan kapabilitas rantai pasok korporasi. Integrasi tersebut ditujukan untuk memacu percepatan implementasi kecerdasan buatan di sektor logistik.