5 Kritik Ferry Latuhihin: Rupiah Anjlok hingga Curigai Mati Listrik Gegara Ekonomi
Ekonom senior dan pengamat pasar modal, Ferry Latuhihin, kembali menuai perhatian publik. Ia menyampaikan sejumlah kritik tajam terhadap kondisi ekonomi Indonesia.
Dalam sebuah video yang viral, Ferry bahkan mencurigai pemadaman listrik massal di beberapa daerah berkaitan dengan masalah finansial, bukan sekadar gangguan teknis.
>>> 4 HP Xiaomi RAM 12 GB dan Memori 256 GB Termurah Juni 2026
Berikut lima kritik utama yang disampaikan Ferry Latuhihin.
1. Curigai Ada Masalah Ekonomi di Balik Pemadaman Listrik
Ferry menilai pemadaman listrik di Sumatera dan Jawa bukan semata-mata masalah teknis. Ia menduga ada persoalan finansial yang mendasarinya.
PLN sebelumnya menyebut gangguan di transmisi Rumai-Muaro Bungo dan PLTGU Karawang sebagai penyebab. Namun, Ferry meragukan penjelasan tersebut.
2. Prediksi Dolar Tembus Rp22-25 Ribu
Ferry memprediksi nilai tukar dolar AS bisa mencapai Rp22 ribu hingga Rp25 ribu. Pernyataan ini viral di media sosial dan memicu kekhawatiran.
>>> Asus Borong Tiga Penghargaan Laptop Terbaik di Selular Award 2026
3. Kebijakan yang Berisiko Mengusir Investor
Ia menyoroti kebijakan pemerintah yang dinilai kurang tepat, termasuk terkait PT DSI dan tarif ojek online. Ferry khawatir hal ini bisa membuat investor asing hengkang.
4. IHSG Merosot Tajam
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat merosot sejak awal tahun. Kondisi ini diperparah dengan pelemahan rupiah yang sempat menembus Rp18 ribu per dolar AS.
5. Surat Terbuka untuk Presiden
Ferry menyampaikan kritiknya melalui video berjudul "Rupiah Sekarat, Market Hancur! Surat Terbuka Ferry Latuhihin untuk Presiden".
Ia mendesak pemerintah segera mengambil langkah konkret.
>>> 3 HP Samsung Rp3 Jutaan dengan Kamera Terbaik di 2026
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah terkait kritik Ferry. Namun, pernyataannya menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen.
Update Terbaru
Kemendikdasmen Resmikan Dua SD Revitalisasi di Bogor
Rabu / 10-06-2026, 16:21 WIB
Morgan Stanley: Penerbitan Utang AI Global Bisa Tembus US$ 570 Miliar pada 2026
Rabu / 10-06-2026, 16:20 WIB
Partai Demokrat Bantah Keterlibatan AHY dalam Kasus Korupsi Program MBG
Rabu / 10-06-2026, 16:20 WIB
IHSG Melonjak 2,71 Persen ke Level 5.902 pada 10 Juni 2026
Rabu / 10-06-2026, 16:20 WIB
Danilo Ungkap Sisi Rendah Hati Cristiano Ronaldo dan Carlo Ancelotti
Rabu / 10-06-2026, 16:20 WIB
Dean Huijsen Berlibur ke Bali Usai Absen dari Skuad Spanyol
Rabu / 10-06-2026, 16:16 WIB
Gempa Magnitudo 7,8 di Filipina Tewaskan 37 Orang, Sejumlah Hotel Rusak
Rabu / 10-06-2026, 16:16 WIB
Pemerintah Siapkan Anggaran Rp 1.896 Triliun untuk Program Prioritas 2027
Rabu / 10-06-2026, 16:15 WIB
Indonesia Short Course Emerging Series 2026 Digelar di Stadion Akuatik GBK
Rabu / 10-06-2026, 16:13 WIB
Pemerintah Cari Solusi Atasi 39 Pemda Gagal Bayar Gaji PPPK
Rabu / 10-06-2026, 16:12 WIB
Sutradara Trainspotting Ungkap Kisah Unik Syuting Film Legendaris Ini
Rabu / 10-06-2026, 16:12 WIB
Kisah Tang Wei: Kurir Makanan Hidup Hemat Ekstrem Demi Kuliah di Changsha
Rabu / 10-06-2026, 16:12 WIB
Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250, Pemilik Mobil Putar Otak
Rabu / 10-06-2026, 16:12 WIB
Produksi Smartphone Global Kuartal I 2026 Turun 1,7 Persen
Rabu / 10-06-2026, 16:10 WIB






