Taiwan Pertimbangkan Perketat Ekspor Chip AI ke China
Kebijakan tersebut memungkinkan Taiwan untuk pertama kalinya menindak penyelundupan chip AI ke China sebagai pelanggaran pidana.
Jika diterapkan, ini akan menjadi salah satu langkah paling luas yang diambil pemerintahan Presiden Lai Ching-te untuk melindungi kepentingan teknologi dan keamanan nasional.
>>> Meksiko vs Afrika Selatan Buka Piala Dunia 2026
Momen ini juga menjadi waktu bagi Taipei untuk menguji sejauh mana mereka nyaman dengan kebijakan yang lebih tegas, sekaligus mengelola tekanan dari pejabat AS.
Namun, masih banyak hal yang harus diselesaikan dalam menyusun draf regulasi.
Taiwan telah setuju untuk secara umum mengikuti pendekatan AS dan kemungkinan akan membatasi penjualan chip AI ke China dengan daya pemrosesan di atas ambang batas tertentu.
Formula ini diproyeksikan serupa dengan aturan yang telah diterapkan Washington.
Namun, Taipei belum sepenuhnya memutuskan sejauh mana akan mengadopsi kebijakan total AS.
Detail teknis masih perlu diselesaikan sebelum pejabat senior kedua belah pihak dapat meninjau dan menyetujui kesepakatan potensial.
Perwakilan American Institute in Taiwan yang berfungsi sebagai kedutaan besar AS belum memberikan tanggapan resmi. Nvidia juga belum merespons permintaan komentar.
Kementerian Urusan Ekonomi Taiwan menyatakan akan terus memperketat pengawasan terhadap barang teknologi tinggi strategis. Langkah ini dilakukan agar regulasi domestik selaras dengan kontrol ekspor internasional.
"Saat ini, Taiwan dan AS terus melakukan konsultasi mengenai isu-isu seperti dimasukkannya chip canggih ke dalam pengawasan regulasi," kata kementerian tersebut dalam pernyataan.
Setiap langkah untuk membatasi penjualan chip AI diprediksi akan memicu reaksi keras dari pemerintahan Presiden Xi Jinping.
Beijing memandang Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya, klaim yang ditolak oleh pulau demokrasi yang memerintah sendiri.
Pada 2025, saat Taiwan memasukkan Huawei dan Semiconductor Manufacturing International Corp. (SMIC) ke dalam daftar hitam, juru bicara Kementerian Luar Negeri China memberikan kecaman keras.
SMIC merupakan produsen chip terkemuka berbasis di China.
>>> Cara Download Video TikTok Tanpa Watermark Lewat Browser
"Tindakan otoritas DPP yang merendahkan diri dan mengemis belas kasihan kepada AS hanya akan merugikan dan menghancurkan kepentingan Taiwan," merujuk pada Partai DPP yang berkuasa di bawah kepemimpinan Lai.
Update Terbaru
12 Amalan Sunnah di Bulan Muharram, dari Puasa hingga Sedekah
Rabu / 10-06-2026, 16:49 WIB
Kenaikan Pertamax Green 95 Menguras Kantong Pemilik Vespa Modern
Rabu / 10-06-2026, 16:49 WIB
Byeon Woo-seok Gelar Fan Meeting The Secret Library di Jakarta 7 November
Rabu / 10-06-2026, 16:49 WIB
Filipina Desak China Singkirkan Struktur Terapung di Scarborough Shoal
Rabu / 10-06-2026, 16:48 WIB
Rupiah Menguat ke Rp17.944 Per Dolar AS Pascakenaikan Suku Bunga
Rabu / 10-06-2026, 16:48 WIB
Gelombang Lokal 2026: Wadah Musisi Independen di Malang
Rabu / 10-06-2026, 16:48 WIB
Nindya Karya Bangun Sekolah Rakyat Trenggalek dengan Sentuhan Arsitektur Majapahit
Rabu / 10-06-2026, 16:48 WIB
Daftar iPhone yang Kompatibel dengan Apple Intelligence di iOS 27
Rabu / 10-06-2026, 16:45 WIB
175 Platform Digital Sudah Diperiksa Komdigi, Netflix Shopee dan PUBG Termasuk
Rabu / 10-06-2026, 16:44 WIB
Kisah Raihan Yusuf Tembus Tiga PTN Favorit dan Tips Belajarnya
Rabu / 10-06-2026, 16:44 WIB
Apple Batasi Fitur Apple Intelligence di iOS 27 Hanya untuk Varian Tertentu
Rabu / 10-06-2026, 16:44 WIB
OJK Wajibkan Spin Off Unit Usaha Syariah Asuransi Akhir 2026
Rabu / 10-06-2026, 16:44 WIB
Kementan Usulkan Tambahan Anggaran Rp22,43 Triliun untuk Tahun 2027
Rabu / 10-06-2026, 16:44 WIB
The Laid-Off Cheat-Granting Mage Rilis Trailer Perdana, Visual, dan Pengisi Suara
Rabu / 10-06-2026, 16:40 WIB






