Studi: Paparan Virus Zika saat Hamil Picu Gangguan Penglihatan dan Pendengaran pada Anak
"Bayi yang terpapar Zika sebelum lahir menunjukkan perubahan perkembangan sosial-emosional dan perubahan fungsi visual kortikal selama masa bayi, bahkan ketika mereka tampak sehat saat lahir," kata Emma Mohr, profesor pediatri UW-Madison dan salah satu penulis studi.
"Kami tidak dapat memprediksi hasil tersebut dari karakteristik infeksi ibu, yang merupakan masalah jika kami mencoba mengidentifikasi bayi mana yang membutuhkan pengawasan lebih ketat," sambungnya.
Gangguan Pendengaran dan Perubahan Perilaku Sosial
Risiko gangguan pendengaran lebih tinggi pada bayi yang terpapar Zika di dalam kandungan dibandingkan kelompok sehat. Namun, perbedaan ini dinilai tidak signifikan secara statistik.
Dalam interaksi sosial, bayi terpapar Zika cenderung lebih lama menempel pada induknya. Kelompok ini juga mengalami kenaikan berat badan lebih besar karena frekuensi menyusu yang meningkat.
Keterikatan berlebihan ini diduga menjadi indikator hambatan dalam proses sensorik, regulasi emosi, dan kemampuan menilai ancaman. Semua kompetensi tersebut penting dalam perkembangan sosial anak.
Bayi dengan paparan Zika juga menunjukkan penurunan kemampuan pengendalian diri yang lebih cepat saat menghadapi situasi baru.
Pola ini dicurigai sebagai indikasi kecemasan dini atau hambatan dalam mencerna informasi sensorik.
Laporan yang terbit di jurnal Nature Communications menegaskan bahwa infeksi Zika saat hamil mengganggu perkembangan awal anak. Dampak buruk tetap bisa terjadi meski bayi lahir tanpa cacat fisik.
"Anak-anak yang terpapar Zika selama kehamilan membutuhkan tindak lanjut perkembangan saraf jangka panjang, bukan hanya sekadar dinyatakan sehat saat lahir," ungkap Mohr.
"Hal-hal yang kami temukan tidak akan terdeteksi dalam pemeriksaan rutin, tetapi itu semua dapat membentuk pembelajaran, perilaku, dan perkembangan sosial anak-anak seiring pertumbuhannya."
Para peneliti merekomendasikan pemantauan berkala terhadap tumbuh kembang semua anak yang terpapar virus ini selama di rahim. Deteksi dini sangat penting agar intervensi medis dapat diberikan tepat waktu.
>>> Maye Musk Ungkap Kecerdasan Elon Sejak Balita dan Rumah Sederhananya
"Vaksin dan pengendalian nyamuk masih merupakan alat terbaik yang kita miliki. Begitu sudah terinfeksi, kerusakan mungkin sudah terlanjur terjadi," ujar Mohr.
Update Terbaru
12 Amalan Sunnah di Bulan Muharram, dari Puasa hingga Sedekah
Rabu / 10-06-2026, 16:49 WIB
Kenaikan Pertamax Green 95 Menguras Kantong Pemilik Vespa Modern
Rabu / 10-06-2026, 16:49 WIB
Byeon Woo-seok Gelar Fan Meeting The Secret Library di Jakarta 7 November
Rabu / 10-06-2026, 16:49 WIB
Filipina Desak China Singkirkan Struktur Terapung di Scarborough Shoal
Rabu / 10-06-2026, 16:48 WIB
Rupiah Menguat ke Rp17.944 Per Dolar AS Pascakenaikan Suku Bunga
Rabu / 10-06-2026, 16:48 WIB
Gelombang Lokal 2026: Wadah Musisi Independen di Malang
Rabu / 10-06-2026, 16:48 WIB
Nindya Karya Bangun Sekolah Rakyat Trenggalek dengan Sentuhan Arsitektur Majapahit
Rabu / 10-06-2026, 16:48 WIB
Daftar iPhone yang Kompatibel dengan Apple Intelligence di iOS 27
Rabu / 10-06-2026, 16:45 WIB
175 Platform Digital Sudah Diperiksa Komdigi, Netflix Shopee dan PUBG Termasuk
Rabu / 10-06-2026, 16:44 WIB
Kisah Raihan Yusuf Tembus Tiga PTN Favorit dan Tips Belajarnya
Rabu / 10-06-2026, 16:44 WIB
Apple Batasi Fitur Apple Intelligence di iOS 27 Hanya untuk Varian Tertentu
Rabu / 10-06-2026, 16:44 WIB
OJK Wajibkan Spin Off Unit Usaha Syariah Asuransi Akhir 2026
Rabu / 10-06-2026, 16:44 WIB
Kementan Usulkan Tambahan Anggaran Rp22,43 Triliun untuk Tahun 2027
Rabu / 10-06-2026, 16:44 WIB
The Laid-Off Cheat-Granting Mage Rilis Trailer Perdana, Visual, dan Pengisi Suara
Rabu / 10-06-2026, 16:40 WIB






