Zoho Corporation, perusahaan induk ManageEngine dan Zoho, secara resmi mengumumkan peluncuran Nathu La, sebuah platform server yang dirancang secara mandiri di India.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk membangun tumpukan teknologi yang terintegrasi penuh, dari lapisan perangkat keras hingga aplikasi perangkat lunak.

>>> IHSG Melonjak 134 Poin di Tengah Pelemahan Bursa Asia

Dikembangkan bersama Intel dan ditenagai prosesor Intel Xeon 6, server Nathu La mencapai performa setara infrastruktur yang ada dengan pengurangan konsumsi daya 12 hingga 18 persen dan pengurangan total biaya kepemilikan (TCO) 20 hingga 30 persen.

Arsitektur Teknis dan Optimalisasi Performa

Platform server Nathu La merupakan hasil riset dan pengembangan selama lebih dari lima tahun yang mencakup perangkat keras, firmware, dan manajemen sistem.

Dirancang sesuai prinsip Open Compute Project (OCP), arsitektur ini mengutamakan modularitas, efisiensi termal, dan kemudahan perawatan.

Server ini menggunakan prosesor Intel Xeon 6 yang dioptimalkan untuk virtualisasi, komputasi kinerja tinggi (HPC), aplikasi penyimpanan, dan inferensi AI.

Infrastruktur modularnya mencakup desain Data Centre Secure Control Module (DC-SCM) buatan sendiri dan opsi sasis modular untuk berbagai lingkungan penerapan.

Zoho juga merancang subsistem pengiriman daya dan Network Interface Cards (NIC) khusus, serta telah mengajukan lebih dari lima paten terkait sistem manajemen termal dan desain arsitektur yang dioptimalkan biaya.

Semua komponen modular dirancang oleh tim teknik perangkat keras internal Zoho dan dirakit bersama mitra Electronic Manufacturing Services (EMS) dalam negeri, memastikan nilai tambah domestik dari hulu ke hilir.

Pergeseran Strategis Menuju Integrasi Penuh

Selama ini, sebagian besar teknologi server yang mendukung infrastruktur digital India berasal dari penyedia asing dengan biaya lisensi dan royalti berkelanjutan.