Pemerintah memutuskan memperpanjang masa penyaluran bantuan pangan beras selama tiga bulan. Bantuan diberikan kepada sekitar 33,24 juta penerima manfaat dengan alokasi 10 kilogram per bulan.

Penyaluran akan dimulai pada Juli 2026. Sementara dua bulan berikutnya disesuaikan dengan perkembangan kondisi pangan dan musim paceklik.

>>> Menteri UMKM Siapkan Mitigasi Dampak Pelemahan Rupiah untuk Perajin Tahu Tempe

Usulan Perubahan Desain Bansos

Center of Reform on Economics (CORE) menilai desain program bantuan sosial perlu diubah.

Menurut pengamat pertanian CORE, Eliza Mardian, bantuan seharusnya tidak hanya bersifat pemberian, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi.

Eliza mengusulkan masyarakat miskin tidak hanya diposisikan sebagai penerima manfaat. Mereka juga harus menjadi pelaku ekonomi yang aktif dalam program-program pemerintah.

Ia mencontohkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berpotensi didesain ulang. Kelompok masyarakat bawah bisa dilibatkan dalam penyediaan makanan di sekolah atau menjual hasil produksi mereka.

"Program-program pemerintah semestinya menjadikan masyarakat miskin sebagai subjek, bukan sekadar objek penerima manfaat," ujar Eliza kepada Kontan, Rabu (10/6/2026).

>>> Pemerintah Selesaikan Hunian Relokasi Warga Bantaran Rel Senen

Menurutnya, skema pelaksanaan program dapat diubah dengan memberikan ruang bagi kelompok bawah.

Misalnya, memberikan uang kepada mereka untuk memasak di sekolah anak-anaknya, sehingga ibu mendapat pendapatan dari jasa memasak atau menjual hasil panen.

Eliza mengungkapkan masih banyak peluang untuk mengembangkan program pemberdayaan. Masyarakat miskin harus dilatih dan didampingi agar produktif menghasilkan barang dan jasa.

Ia juga mendorong agar masyarakat miskin diberi kesempatan lebih besar dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. Selama ini, sektor tersebut lebih banyak dinikmati pelaku usaha besar.

>>> Cara Mudah Menggunakan TikTok Paylater untuk Belanja Cicilan

Transformasi program sosial dari bantuan menjadi pemberdayaan dinilai penting. Hal ini untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat dalam jangka panjang.