Laba Bersih Chitose Internasional Melonjak 21 Persen pada Kuartal I 2026
PT Chitose Internasional Tbk (CINT) mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 21% secara tahunan pada kuartal pertama tahun 2026.
Laba bersih emiten produsen furnitur ini mencapai Rp 1,64 miliar, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
>>> Mario Aji Dapat Dukungan Maverick Vinales Usai Operasi Tulang Leher
Kenaikan laba tersebut diiringi oleh pertumbuhan penjualan sebesar 6% year on year menjadi Rp 114 miliar, dari Rp 107 miliar pada kuartal I-2025.
Sektor Pendidikan Dominasi Pendapatan
Direktur PT Chitose Internasional Tbk Nurwulan Kusumawati menyatakan bahwa peningkatan kinerja operasional didorong oleh tingginya permintaan di sektor bisnis inti perusahaan.
Hingga kuartal I-2026, segmen pendidikan masih menjadi penyumbang terbesar dengan penjualan Rp 96,9 miliar, atau sekitar 60% dari total penjualan sebelum eliminasi.
Sektor hotel, banquet, dan restoran berkontribusi 17%, sedangkan segmen perkantoran menyumbang sekitar 13% dari total penjualan.
"Pertumbuhan ini didorong oleh sektor core business CINT, yakni produk di segmen pendidikan, perkantoran, serta hotel, banquet dan restoran.
Pencapaian ini mencerminkan peningkatan kinerja operasional serta efektivitas strategi yang telah dijalankan Perseroan," ujar Nurwulan.
>>> Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Penuhi Panggilan Polisi Kasus Umrah
Adaptasi Tren Kerja Hybrid dan Target 2026
Meskipun tren sistem kerja hybrid berkembang pesat, manajemen CINT melihat permintaan furnitur perkantoran masih relatif stabil.
Nurwulan menilai kebutuhan pasar mulai bergeser karena perubahan preferensi generasi pekerja baru yang menyukai lingkungan kerja modern dan fleksibel.
"Tingginya minat generasi baru terhadap lingkungan kerja yang modern, kolaboratif, dan adaptif turut meningkatkan kebutuhan akan furnitur kantor yang fungsional serta memiliki desain yang mengikuti perkembangan tren saat ini," jelasnya.
Untuk merespons perubahan tersebut, Perseroan secara konsisten menyesuaikan lini pengembangan produk, termasuk menghadirkan furnitur kantor dan layanan custom furniture yang fleksibel.
Menghadapi sisa tahun 2026, CINT optimistis terhadap prospek bisnis industri furnitur dan membidik target penjualan total Rp 560 miliar, atau tumbuh 8% dari realisasi tahun sebelumnya.
>>> Inspirasi Rangkaian Nama Bayi Perempuan Islami Cantik Penuh Doa
"Perseroan memandang prospek industri furnitur kantor hingga akhir 2026 masih menunjukkan tren pertumbuhan positif, meskipun di tengah dinamika ekonomi global dan ketidakpastian geopolitik yang masih berlangsung," tutup Nurwulan.
Update Terbaru
Ranma 1/2 Season 3 Tayang 3 Oktober, Tambah Pengisi Suara Baru
Minggu / 26-07-2026, 01:46 WIB
Pelatih Vietnam Buka-bukaan Resep Tumbangkan Timnas Voli Indonesia
Minggu / 26-07-2026, 01:46 WIB
Pemerintah AS Dorong Veteran Jadi Sopir Truk Lewat Program Freedom Haulers
Minggu / 26-07-2026, 01:46 WIB
Salahdine Parnasse Resmi Gabung UFC, Langsung Headliner Paris Lawan Dan Hooker
Minggu / 26-07-2026, 01:43 WIB
Implan Mata Pemulih Penglihatan bagi Tunanetra Dapat Izin Edar di Eropa
Minggu / 26-07-2026, 01:43 WIB
Trailer Perdana Blade Runner 2099 Rilis, Konfirmasi Tayang 2026
Minggu / 26-07-2026, 01:42 WIB
Magomed Ankalaev Kembali Bertarung Lawan Bogdan Guskov di UFC Abu Dhabi
Minggu / 26-07-2026, 01:42 WIB
Granada CF Jamu Real Betis di Trofeo Ciudad de Granada
Minggu / 26-07-2026, 01:42 WIB
Athletics Rekrut Mantan Peraih Cy Young Dallas Keuchel ke Kontrak Minor League
Minggu / 26-07-2026, 01:42 WIB
Christian Gonzalez Ikut Latihan Penuh di Hari Pertama Camp Patriots
Minggu / 26-07-2026, 01:42 WIB
Daniel Weyman: Gandalf 'Telah Tiba' di The Rings of Power Season 3
Minggu / 26-07-2026, 01:41 WIB
Crunchyroll Hapus Sejumlah Anime Termasuk Blood Blockade Battlefront dan Black Lagoon
Minggu / 26-07-2026, 01:41 WIB
Thunder 3: Isekai Paling Aneh Musim Panas 2026 dengan Gaya Visual Unik
Minggu / 26-07-2026, 01:41 WIB
Clavicular Dibanting ke Aspal saat 'Penangkapan Warga' di Miami
Minggu / 26-07-2026, 01:35 WIB







