Skema penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) juga disiapkan secara bertahap.

>>> Pertamina dan BP Indonesia Naikkan Harga BBM Nonsubsidi per 10 Juni 2026

Langkah ini bertujuan agar UMKM bisa naik kelas dengan tetap menjaga jaminan perlindungan kesehatan bagi masyarakat.

Program OTA sengaja dirancang untuk memperluas cakupan dukungan dengan melibatkan industri besar. Keterlibatan tersebut meliputi peningkatan kapasitas usaha, transfer pengetahuan, penguatan fasilitas produksi, hingga perluasan akses pasar.

Saat ini, sebanyak 29 industri pangan telah berkomitmen menjadi orang tua angkat bagi 471 UMK pangan olahan.

Kegiatan sosialisasi oleh LBM UMKM Tangguh Berkibar ini menjadi wadah untuk membantu pelaku usaha mendapatkan izin edar resmi.

Dewan Pembina LBM UMKM Tangguh Berkibar Muhammad Qodari yang turut hadir menyatakan bahwa sektor UMKM merupakan pilar utama dan tulang punggung bagi perekonomian nasional.

"Peran dari LBM ini membantu pemerintah menyediakan forum dan konsultasi agar masyarakat pelaku ekonomi, khususnya UMKM, bisa meningkatkan kualitas dan pasarnya," jelas Qodari.

Qodari menambahkan bahwa sinergi antara pelaku usaha, pemerintah, dan lembaga swadaya masyarakat seperti LBM akan membentuk ekosistem yang mampu mendorong kualitas UMKM hingga ke tingkat internasional.

Kepala BPOM Taruna Ikrar menyepakati pandangan tersebut dan menekankan pentingnya kolaborasi yang kuat antara BPOM dengan LBM UMKM Tangguh Berkibar.

LBM diharapkan menjadi mitra strategis untuk membangun ekosistem pangan yang aman dan berdaya saing.

"Kegiatan pada hari ini adalah salah satu wujud nyata kolaborasi tersebut.

Kami mendorong anggota LBM UMKM Tangguh Berkibar agar dapat memanfaatkan dukungan dan fasilitasi yang disediakan oleh BPOM, sehingga produknya dapat terdaftar di BPOM dan bahkan mampu menembus pasar ekspor," harap Ikrar.

"UMKM akan maju, berkibar, naik kelas, bahkan bisa menembus pasar global," pungkasnya.

>>> Bapanas Salurkan Bansos Beras dan Minyakita hingga Akhir Juni 2026

Acara ini juga dihadiri oleh Dewan Pembina LBM UMKM Tangguh Berkibar sekaligus Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Haikal Hasan Barras, serta Founder LBM UMKM Tangguh Berkibar Tasrudin Muzakir.