Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) bangkit dengan melonjak 10,24 persen ke level Rp 4.090 pada perdagangan Selasa (9/6/2026).

Sebelumnya, saham bank pelat merah ini terus ditutup di zona merah sejak 3 Juni hingga 8 Juni.

>>> Pertamina Naikkan Harga Pertamax per 10 Juni 2026, Solar Non-Subsidi Turun

Volume perdagangan saham BMRI mencapai 484,96 juta saham dengan frekuensi 62.576 kali. Nilai transaksi total tercatat sebesar Rp 1,87 triliun.

Meskipun investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp 267,76 miliar, aksi borong saham tetap marak.

Berdasarkan data Stockbit Sekuritas, broker Macquarie Sekuritas membukukan net buy Rp 139,2 miliar dan CGS International Sekuritas net buy Rp 119,1 miliar.

>>> Timnas Indonesia Tekuk Mozambik 1-0 Berkat Gol Tunggal Ole Romeny

Prospek Teknikal dan Kinerja Keuangan

Analis BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) mencermati pergerakan teknikal grafik satu jam saham BMRI yang berhasil menembus level resistance psikologis di angka 4.000.

"Selama berada di atas level tersebut, terdapat potensi penguatan lanjutan dengan target resistance selanjutnya pada 4.150 – 4.220," sebut BRIDS dalam ulasannya untuk perdagangan Rabu (10/6/2026).

Dari sisi kinerja keuangan, emiten perbankan ini membukukan laba bersih konsolidasi triwulan pertama 2026 sebesar Rp 15,4 triliun.

>>> Inflasi Produsen China Mei 2026 Tembus Level Tertinggi Empat Tahun

Laba tersebut tumbuh 16,6 persen secara year on year (yoy) yang ditopang kenaikan penyaluran kredit sebesar 17,4 persen yoy menjadi Rp 1.530,16 triliun.