Berikut adalah bacaan istighfar yang dapat diamalkan: Astaghfirullahal 'azhim alladzi la ilaha illa huwal hayyul qayyum wa atubu ilaih.

Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, tiada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup dan Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertobat kepada-Nya."

Selain istighfar, umat Islam dapat mengamalkan doa taubat Nabi Adam AS dan Siti Hawa yang diabadikan dalam Surah Al-A'raf ayat 23: "Rabbanā zhalamnā anfusanā wa illam taghfir lanā wa tarhamnā lanakūnanna minal khāsirīn."

Artinya: "Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni dan menyayangi kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang merugi."

Pilihan amalan lainnya adalah dzikir Nabi Yunus AS saat berada di dalam perut ikan paus yang bersumber dari hadis riwayat Tirmidzi: "Lā ilāha illā anta subhānaka innī kuntu minaz zhālimīn."

Artinya: "Tiada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau.

Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim."

Kalimat Dzikir yang Dicintai Allah dan Membaca Al-Qur'an

Malam 1 Muharram juga dapat diisi dengan memperbanyak bacaan Al-Baqiyat Ash-Shalihat yang pahalanya kekal di sisi Allah.

Berdasarkan hadis riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya membaca kalimat subhanallah, walhamdulillah, wa la ilaha illallah, wallahu akbar.

Para ulama juga menganjurkan umat Islam membaca Al-Qur'an pada malam Tahun Baru Islam.

Imam Ibnu Katsir dalam buku Fadhail Al-Qur'an menjelaskan bahwa kitab suci ini merupakan petunjuk hidup yang menenangkan hati.

Membuka tahun dengan Al-Qur'an menjadi simbol bahwa kehidupan ke depan dibimbing oleh wahyu Allah.

>>> Barcelona Siapkan Gugatan Hukum Balas Tuduhan Real Madrid soal Skandal Negreira

Muharram menjadi pengingat tentang hijrah pribadi untuk meninggalkan keburukan menuju kebaikan, memperbaiki akhlak, serta memperkuat ibadah.