PT Pertamina Patra Niaga memutuskan untuk tidak mengubah harga bahan bakar minyak subsidi jenis Pertalite dan Biosolar.

Keputusan ini diambil di tengah kenaikan harga BBM nonsubsidi yang cukup tajam.

>>> Rupiah Melemah ke Rp17.974 per Dolar AS Akibat Tekanan Geopolitik

Harga Pertalite tetap bertahan di angka Rp10.000 per liter. Sementara itu, Biosolar masih dijual sebesar Rp6.800 per liter mulai Rabu, 10 Juni 2026.

Kebijakan mempertahankan harga subsidi ini berjalan beriringan dengan lonjakan harga BBM nonsubsidi.

Harga Pertamax melonjak dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter, sedangkan Pertamax Green naik dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.

Akibatnya, selisih harga antara Pertamax dan Pertalite kini mencapai Rp6.250 per liter. Sebelumnya, jarak nominal kedua produk tersebut hanya sekitar Rp2.300 per liter.

Alasan Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun menjelaskan bahwa penyesuaian harga produk nonsubsidi didasari koordinasi dengan regulator.

Proses evaluasi dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan pergerakan harga minyak dunia dan nilai pasar keekonomian.

>>> Harga Emas Antam 10 Juni 2026 Turun Rp 20.000 Per Gram

"Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (9/6/2026) malam.

Roberth menambahkan bahwa skema regulasi ini bertujuan menjaga keberlanjutan pasokan energi dan kelancaran distribusi BBM berkualitas.

Di sisi lain, pemerintah tetap berkomitmen menjaga daya beli masyarakat dengan tidak menaikkan tarif komoditas subsidi.

Keputusan ini membuat kesenjangan harga antara produk subsidi dan nonsubsidi semakin lebar. Selisih harga jual antara Pertamax Green dengan Pertalite bahkan telah menembus angka Rp7.000 per liter.

Sementara itu, Pertamina Patra Niaga tidak mengubah harga beberapa jenis BBM nonsubsidi lainnya.

>>> IHSG 9 Juni 2026 Melejit 7,57% ke Level 5.746

Pertamax Turbo masih dijual Rp20.750 per liter, Dexlite Rp23.000 per liter, dan Pertamina Dex Rp24.800 per liter.