Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melanjutkan tren penguatan pada perdagangan Rabu, 10 Juni 2026.

Pergerakan indeks saham hari ini diperkirakan berada dalam rentang resistance 5.850, pivot 5.700, serta support pada level 5.600.

>>> Stadion Jordan-Hare Penuh Suporter Jelang Argentina vs Islandia

Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup melonjak 7,57% ke level 5.746,65. Penguatan terbesar dipimpin oleh sektor barang baku yang melesat 9,97%.

BI Rate Naik 25 bps

Bank Indonesia menaikkan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,5% pada Selasa, 9 Juni 2026. Keputusan ini direspons positif oleh pasar modal.

Mata uang Rupiah menguat 0,65% ke posisi Rp 18.065 per dolar AS. Langkah penyesuaian suku bunga dilakukan untuk meningkatkan imbal hasil dan menarik aliran investasi asing.

Bank Indonesia juga menaikkan struktur bunga SRBI pada tenor 6, 9, dan 12 bulan, serta memberikan insentif penurunan tingkat hedging swap bagi investor asing sebesar 10%.

>>> Ketegangan Timur Tengah Picu Penurunan Kunjungan Turis di Dubai

Otoritas moneter mengaktifkan kembali window lelang instrumen repo tenor 3, 6, 9, dan 12 bulan bagi perbankan untuk memperkuat stabilitas mata uang.

Analisis Teknikal dan Rekomendasi Saham

Secara teknikal, IHSG berbalik menguat ke atas MA200 monthly dan mampu menutup gap up harian di atas level MA5.

Indikator Stochastic RSI membentuk pola Golden Cross di area oversold, mengindikasikan potensi penguatan lanjutan.

DPR telah berkoordinasi dengan Danantara, BPJS Ketenagakerjaan, PT Taspen, dan bank Himbara untuk menyusun langkah mitigasi. Salah satu opsi yang dibahas adalah rencana buyback saham bank-bank BUMN.

>>> Format Baru Piala Dunia 2026 Hadirkan 12 Grup Kompetitif

Saham yang direkomendasikan untuk dicermati pelaku pasar pada perdagangan hari ini meliputi BBNI, BBRI, INCO, BRPT, dan TINS.