Otoritas setempat juga dituduh melakukan korupsi masif, termasuk dalam penyelundupan kayu ilegal ke Cina.

>>> Kelompok Bersenjata Serang Cabo Delgado, Tiga Sipil Tewas

Penyelidikan Environmental Investigation Agency (EIA) mengungkap adanya hubungan keuangan antara mantan Gubernur Cabo Delgado, José Pacheco, dengan seorang pedagang bernama Liu terkait bisnis kehutanan ini.

"Os Al Shabab querem instaurar um califado islâmico," jelas Vasco King dari organisasi hak asasi manusia Kundeleya di Pemba.

Kelompok ekstremis ini menjanjikan tatanan sosial yang lebih adil di tengah wilayah yang memiliki angka buta aksara 61 persen dan kemiskinan ekstrem di bawah 1 dolar per hari.

Tokoh gerakan seperti Maulana Ali Cassimo aktif mendekati petani muda dan penambang untuk menggugat kontrol Maputo atas kekayaan Cabo Delgado.

"Foi a estupefacção," relata Omar Sufo, warga Mocímboa da Praia mengenang serangan perdana kelompok tersebut.

"Sabíamos que havia pessoas a treinar no mato, mas ninguém imaginava que poderia ocorrer um ataque," tambah Omar Sufo.

Pada tahun 2019, Al Shabab di Mozambik menyatakan kesetiaan kepada kelompok Negara Islam (EI).

Melalui koran propaganda Al Naba edisi Juli 2020, mereka merilis tajuk berisi ancaman terhadap investasi asing.

"Cruzados, cuidado com os vossos investimentos em Moçambique," tulis koran propaganda Al Naba.

Agenda utama EI kini berfokus untuk mengusir aktor ekonomi asing dari Cabo Delgado.

>>> Grab Resmi Kuasai Saham Mayoritas Superbank Lebih dari 50 Persen

Target utamanya mencakup proyek eksploitasi cadangan gas alam terbesar di dunia yang terletak di lepas pantai Palma.