Tiga mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) dari Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) berhasil meraih gelar ganda (double degree) dari St John's University, Taiwan.

Mereka adalah Muchsin Maulana, Birrul Walidain Al Musthofa, dan Muhammad Halili.

>>> Apple Resmi Luncurkan macOS 27 Golden Gate dengan Fitur AI Canggih

Ketiganya merupakan bagian dari tujuh mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Unusa yang mengikuti wisuda di Taiwan pada 6 Juni 2026.

Pencapaian ini terwujud melalui International Industrial Talents Education Special Program (INTENSE). Program kolaborasi antara Unusa dan St John's University ini didukung penuh oleh Kementerian Pendidikan Taiwan.

Awalnya, kesempatan belajar di luar negeri terasa mustahil bagi ketiga mahasiswa tersebut. Namun, Beasiswa KIP-K dan program internasional Unusa mengantarkan mereka meraih gelar dari perguruan tinggi asing.

Perjalanan akademik di Taiwan tidak mudah. Mereka harus beradaptasi dengan sistem pendidikan baru, kendala bahasa, perbedaan budaya, cuaca, dan gaya hidup.

Muhammad Halili mengungkapkan bahwa bahasa Mandarin menjadi hambatan terbesar. Ia juga harus menyesuaikan diri dengan cuaca empat musim yang belum pernah dialami sebelumnya.

"Awalnya cukup berat karena bahasa Mandarin dan lingkungan yang benar-benar baru. Tetapi seiring waktu kami mulai terbiasa dan kemampuan bahasa Inggris maupun komunikasi kami semakin berkembang," ujar Halili.

Pengalaman Kerja dan Kemandirian

Program ini juga memberikan pengalaman praktik kerja langsung di perusahaan Taiwan. Birrul Walidain Al Musthofa mengatakan hal itu membuka wawasan baru tentang dunia kerja internasional.

>>> Budi Gunadi Sadikin Bantah Rumor Jadi Menteri Keuangan

"Kami bukan hanya kuliah, tetapi juga mendapatkan pengalaman kerja langsung di industri. Ini membuka wawasan sekaligus meningkatkan kepercayaan diri untuk bersaing secara global," katanya.