Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor berhasil mengembangbiakkan panda raksasa melalui kelahiran bayi panda bernama Satrio Wiratama, yang akrab dipanggil Rio.

Pada usia 191 hari, pertumbuhan Rio dinilai melampaui standar rata-rata internasional.

>>> Prabowo Panggil Chatib Basri ke Istana di Tengah Isu Reshuffle

Beratnya kini mencapai 13,7 kilogram, dari bobot awal hanya 170 gram saat lahir pada 27 November 2025.

Anak dari pasangan Hu Chun dan Cai Tao ini menunjukkan kemampuan motorik normal, seperti berjalan mandiri dan memanjat di iklim tropis.

Kolaborasi Internasional dalam Konservasi Panda

Keberhasilan ini dikonfirmasi pada Selasa (9/6/2026) saat kunjungan perwakilan Kedutaan Besar China.

Proses pembiakan melibatkan pemantauan reproduksi ketat dan nutrisi presisi dari tim ahli, dengan panduan dari China Wildlife Conservation Association (CWCA) dan China Conservation and Research Center for the Giant Panda (CCRCGP).

Nama Satrio Wiratama dipilih langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Atase Kebudayaan Kedutaan Besar China untuk Indonesia, Wang Siping, mengapresiasi komitmen erat dalam menjaga kelestarian panda.

>>> Teknisi Ungkap Proses Balancing Baterai Mobil Listrik Butuh Waktu Hingga 3 Hari

Ia menyebut panda sebagai duta persahabatan dan salah satu hewan paling ikonik di dunia.

Manajemen Taman Safari Indonesia memastikan penanganan Rio mengutamakan kesejahteraan satwa melalui program pelatihan terstruktur. VP Life Science Taman Safari Indonesia, drh.

Bongot Huaso Mulia, mengatakan Rio adalah representasi nyata dari komitmen ilmiah dan dedikasi dalam konservasi.

Direktur Operasional PT Taman Safari Indonesia, Esther Manansang, menambahkan bahwa Rio adalah bukti nyata pencapaian luar biasa ketika standar ilmiah, dedikasi tim, dan kemitraan internasional berjalan terpadu.

Kehadiran Rio menjadi daya tarik wisata edukasi sekaligus simbol keberhasilan kolaborasi bilateral dalam menjaga keanekaragaman hayati global.

>>> Singapura Tanggapi Kebijakan Ekspor Satu Pintu Komoditas Strategis RI

Orang tua Rio, Hu Chun dan Cai Tao, tiba di Indonesia sejak 2017 sebagai bagian dari diplomasi panda.