Pemerintah Siapkan Rp 20 Triliun untuk Keberlanjutan JKN BPJS Kesehatan
Pemerintah menyiapkan tambahan anggaran sebesar Rp 20 triliun untuk menjaga keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan dana tersebut berasal dari dua sumber, yaitu Kementerian Kesehatan dan Kementerian Keuangan, masing-masing Rp 10 triliun.
>>> IHSG Melonjak 7,5 Persen ke Level 5.746,6 Akhiri Tekanan Beruntun
"Itu kan ada Rp 10 triliun yang di kita dan Rp 10 triliun yang di Kementerian Keuangan, itu sedang dibereskan Perpres-nya.
Kayaknya sebentar lagi Perpres-nya bisa selesai," ujar Budi usai rapat kerja bersama DPR RI, Selasa (9/6/2026).
Proses pencairan dana sedang dipercepat, namun terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi sebelum anggaran disalurkan kepada BPJS Kesehatan.
Kementerian Kesehatan baru bisa mencairkan dana apabila terjadi penyesuaian iuran peserta atau peningkatan jumlah peserta JKN.
"Saya sudah billing kalau bisa keluar minggu depan, ya keluar minggu depan. Cuma saya hanya bisa mengeluarkan kalau dua kondisi itu tadi," katanya.
Sementara itu, Kementerian Keuangan menetapkan syarat penyaluran dana hanya bisa dilakukan apabila posisi net asset value (NAV) atau aset bersih BPJS Kesehatan berada dalam kondisi negatif.
Kondisi aset bersih BPJS Kesehatan saat ini masih positif. Oleh karena itu, pemerintah masih menunggu penyelesaian regulasi melalui Perpres yang sedang diproses.
Pemerintah optimistis tambahan anggaran Rp 20 triliun ini dapat menopang likuiditas BPJS Kesehatan serta menjaga keberlangsungan Program JKN hingga penghujung tahun 2026.
>>> Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan 17 Duta Besar Negara Sahabat
"Dengan Rp 20 triliun itu kita menghitungnya harusnya cukup sampai akhir tahun.
Yang penting sekarang prosesnya, uangnya sudah ada, sudah dialokasikan, sudah dianggarkan, ini secepat mungkin bisa keluar," ujarnya.
Update Terbaru
PSSI Tunjuk Nova Arianto Latih Timnas Indonesia U-20
Selasa / 09-06-2026, 21:02 WIB
Raja Isa Kritik Gaya Bermain Negatif Timnas Vietnam U-19
Selasa / 09-06-2026, 21:01 WIB
Penunjukan Nova Arianto sebagai Nakhoda Timnas U-20 Dinilai Tepat
Selasa / 09-06-2026, 21:01 WIB
Mourinho dan Perez Bahas Masa Depan Tiga Pemain Real Madrid
Selasa / 09-06-2026, 20:56 WIB
Hansi Flick Tetap Dampingi Barcelona dalam ElClasico Pascawafat Ayahnya
Selasa / 09-06-2026, 20:56 WIB
PPIH Arab Saudi Terima Penghargaan dari Yayasan Waqaf Al-Mushaf
Selasa / 09-06-2026, 20:56 WIB
Timnas Indonesia Bungkam Mozambik Lewat Gol Tunggal Ole Romeny
Selasa / 09-06-2026, 20:56 WIB
Timnas Indonesia Unggul 1-0 atas Mozambik di Babak Pertama
Selasa / 09-06-2026, 20:56 WIB
Tiga Wakil Indonesia Lolos ke Babak 16 Besar Australian Open 2026
Selasa / 09-06-2026, 20:55 WIB
Harga Bitcoin Mulai Pulih, Analis Soroti Level Kunci untuk Reli
Selasa / 09-06-2026, 20:55 WIB
Pemerintah Siapkan Forum Family Office di Bali untuk Tarik Modal Asing
Selasa / 09-06-2026, 20:54 WIB
Eurovision Sport Ekspansi ke Platform FAST di Inggris Raya
Selasa / 09-06-2026, 20:52 WIB
Aplikasi Penghasil Saldo DANA 2026: Peluang Pendapatan Tambahan via Smartphone
Selasa / 09-06-2026, 20:52 WIB
DEN Laporkan Hasil Survei Makan Bergizi Gratis ke Presiden
Selasa / 09-06-2026, 20:52 WIB






