Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi bahwa nama Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, disebut dalam persidangan kasus dugaan korupsi importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan.

Konfirmasi ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, pada Selasa (9/6/2026).

>>> Profil Mathis Molinie, Chef Prancis yang Diduga Dekat dengan Raisa Usai Konser Love & Let Go: Umur, Agama dan IG

Nama Raffi Ahmad muncul dalam pembicaraan pesan singkat WhatsApp terkait penitipan barang elektronik berupa laptop dan ponsel pintar dari Amerika Serikat ke Indonesia melalui perusahaan Blueray Cargo.

“Tadi terkait fakta ada di persidangan terungkap, di pemeriksaan juga karena itu dari pemeriksaan saksi, ada saudara RA [Raffi Ahmad] ya, ini seperti apa?

Ya betul, karena memang itu sudah fakta persidangan,” ujar Achmad Taufik Husein.

Meski demikian, penyidik belum melakukan penelusuran lebih lanjut karena belum menemukan indikasi kuat yang menghubungkan penitipan tersebut dengan praktik rasuah petinggi Blueray.

“Nah, apakah nanti fakta-fakta persidangan itu akan menjadi fakta baru yang kemudian perlu didalami? Ya kami akan lakukan pemeriksaan-pemeriksaan tentunya,” tambahnya.

Nama Raffi Ahmad sebelumnya terungkap dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (5/6/2026).

>>> Inilah Mathis Molinie, Chef Prancis yang Dikaitkan dengan Raisa Usai Konser Love & Let Go

Saat itu, jaksa membacakan Berita Acara Pemeriksaan dan riwayat pesan WhatsApp tanggal 15 Oktober 2025 dari Yohanes, asisten pribadi John Field, yang menanyakan pengiriman barang saat Raffi mengunjungi kantor Blueray Cargo di Amerika Serikat.

“Di BAP saksi nomor 15, izin kami tampilkan chat WhatsApp Ibu. Ini komunikasi Ibu di 15 Oktober 2025.

Ini Pak Yohanes [mengirimkan pesan] ‘Siang Ibu Tuti, kebetulan ada Raffi Ahmad kan lagi ke USA main ke kantor kita ada mau kirim laptop dan iPhone, IMEI mereka urus sendiri katanya, apakah bisa?’

,” ujar jaksa KPK.

Saksi yang dihadirkan, Pengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan Sri Pangestuti alias Tuti, membenarkan adanya komunikasi tersebut.

>>> Profil Talay Riley Penulis Lagu Dua Lipa dan Britney Spears Meninggal Dunia Usai Ditikam di London: Umur,  Agama dan IG

“Betul ada komunikasi itu, Pak Yohanes sama Dwi akhirnya saya bilang tidak usah,” ujarnya.