Pemerintah mulai menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 2 untuk periode April hingga Juni 2026.

Proses pencairan dilakukan secara bertahap kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang memenuhi kriteria.

>>> Bunda Nandini Kochhar Ungkap Cara Unik Asuh Anak Paling Cerdas di Dunia

Bantuan ini diberikan selektif berdasarkan data Kementerian Sosial. Sasaran penerima meliputi ibu hamil, anak usia sekolah, lansia, dan penyandang disabilitas berat.

Jadwal Penyaluran PKH 2026

Penyaluran PKH dibagi dalam empat tahap sepanjang tahun anggaran.

Tahap 1 berlangsung Januari–Maret, Tahap 2 April–Juni, Tahap 3 Juli–September, dan Tahap 4 Oktober–Desember 2026.

Saat ini, pencairan Tahap 2 sedang berjalan dan dijadwalkan selesai pada akhir Juni 2026. Setiap wilayah menerima dana secara bergelombang.

Nominal Bantuan per Komponen

Ibu hamil dan anak usia dini (0–6 tahun) mendapat Rp3.000.000 per tahun atau Rp750.000 per tahap.

Untuk pendidikan, siswa SD menerima Rp900.000 per tahun (Rp225.000 per tahap), siswa SMP Rp1.500.000 per tahun (Rp375.000 per tahap), dan siswa SMA Rp2.000.000 per tahun (Rp500.000 per tahap).

>>> OJK Catat Rasio Gagal Bayar Pinjol Naik ke 4,62% per April 2026

Lansia 60 tahun ke atas dan penyandang disabilitas berat mendapat Rp2.400.000 per tahun atau Rp600.000 per tahap.

Korban pelanggaran HAM berat memperoleh Rp10.800.000 per tahun atau Rp2.700.000 per tahap.

Cara Cek Status Penerima PKH

Masyarakat dapat memverifikasi status kepesertaan secara mandiri melalui situs cekbansos. kemensos.

go. id.

Cukup masukkan NIK KTP, isi kode captcha, lalu klik Cari Data.

>>> Hindari 4 Warna Cat Ini di Kamar Tidur karena Dianggap Bawa Sial

Alternatif lain, gunakan aplikasi Cek Bansos Kemensos yang bisa diunduh di ponsel. Setelah masuk, input NIK untuk melihat status penyaluran.