Rupiah Ditutup Menguat ke Rp18.058 Meski Rentan Melemah Kembali
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat ditutup menguat pada perdagangan Selasa (9/6/2026).
Mata uang Garuda naik 129 poin ke level Rp18.058, setelah sempat menyentuh penguatan 150 poin.
>>> MTI Usul Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Tidak Diterapkan Merata
Penguatan ini terjadi setelah Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,50 persen.
Selain itu, meredanya kekhawatiran pasar atas konflik di Timur Tengah turut mendukung apresiasi rupiah.
Rentan Melemah karena Cadangan Devisa Turun
Meski menguat, posisi rupiah dinilai masih rentan.
Sentimen negatif datang dari penurunan cadangan devisa Indonesia sebesar US$1,3 miliar menjadi US$144,9 miliar pada akhir Mei 2026.
Direktur PT. Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, memperkirakan rupiah akan fluktuatif pada perdagangan besok.
>>> PLN Targetkan PLTS 1,225 GW Beroperasi pada 2029
Ia memproyeksikan mata uang rupiah akan ditutup melemah di rentang Rp18.050 hingga Rp18.100.
Kekhawatiran pasar juga dipicu oleh potensi tingginya inflasi global akibat sektor energi. Hal ini berisiko memangkas ekspektasi pemotongan suku bunga oleh The Federal Reserve.
Ibrahim menjelaskan bahwa pasar khawatir inflasi yang didorong energi dapat tetap tinggi.
Hal ini mendorong investor mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga Fed, bahkan memperhitungkan kemungkinan pengetatan kebijakan lebih lanjut, yang mendorong imbal hasil obligasi dan dolar AS lebih tinggi.
Selain kebijakan bank sentral AS, pelaku pasar mengantisipasi rilis data makroekonomi terbaru dari Amerika Serikat.
>>> Inggris Tinjau Akuisisi Paramount Skydance atas Warner Bros Senilai US$110 Miliar
Indeks Harga Konsumen (CPI) AS untuk Mei 2026 diperkirakan naik 4,2% year-on-year, setelah angka April yang tinggi sebesar 3,8%.
Update Terbaru
Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi Jadi Unggulan di Libema Terbuka 2026
Selasa / 09-06-2026, 19:40 WIB
Telkom Buyback Saham Rp4 Triliun dan Bagikan Dividen, Analis Optimistis
Selasa / 09-06-2026, 19:40 WIB
Dewan Ekonomi Nasional Laporkan Risiko Pelemahan Rupiah ke Presiden
Selasa / 09-06-2026, 19:39 WIB
Menguak Misteri Jumlah Pintu Lawang Sewu Semarang
Selasa / 09-06-2026, 19:37 WIB
Janice Tjen Tersingkir di Babak Pertama Libema Open 2026
Selasa / 09-06-2026, 19:37 WIB
Mitsubishi Eclipse Kembali, Tapi Kini Jadi Mobil Listrik Rebadge Nissan
Selasa / 09-06-2026, 19:36 WIB
Korlantas Polri Perpanjang Moratorium Sirene dan Pengawalan Kendaraan
Selasa / 09-06-2026, 19:36 WIB
Grab Indonesia Targetkan Armada Kendaraan Listrik Naik Tiga Kali Lipat pada 2026
Selasa / 09-06-2026, 19:36 WIB
Jadwal Libur Sekolah Semester Genap 2026 di Jakarta dan Jawa Barat Resmi Dirilis
Selasa / 09-06-2026, 19:36 WIB
Pemerintah Siapkan Rp 20 Triliun untuk Keberlanjutan JKN BPJS Kesehatan
Selasa / 09-06-2026, 19:36 WIB
IHSG Melonjak 7,5 Persen ke Level 5.746,6 Akhiri Tekanan Beruntun
Selasa / 09-06-2026, 19:35 WIB
Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan 17 Duta Besar Negara Sahabat
Selasa / 09-06-2026, 19:35 WIB
Indeks Saham Bahan Baku Ambles 24 Persen Akibat Sentimen Negatif
Selasa / 09-06-2026, 19:34 WIB
OJK: 118 Perusahaan Asuransi Penuhi Ekuitas Minimum Tahap Pertama
Selasa / 09-06-2026, 19:33 WIB






