Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan penyaluran pembiayaan kendaraan bermotor roda empat dan mobil pengangkutan oleh perusahaan multifinance mencapai Rp290,97 triliun per April 2026.

Angka tersebut meningkat 1,67 persen secara year on year (YoY).

>>> IGAR Targetkan Pertumbuhan Bisnis 9,69% pada 2026 dengan Capex Rp88 Miliar

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengatakan peningkatan penjualan kendaraan turut berdampak positif terhadap kinerja pembiayaan kendaraan oleh industri multifinance.

Hal itu disampaikan Agusman dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Minggu (7/6/2026).

Menurut Agusman, lonjakan pembiayaan tersebut berjalan beriringan dengan naiknya kebutuhan transportasi di tengah masyarakat.

Berdasarkan data OJK, kontribusi dari sektor ini mendominasi lebih dari separuh total pendanaan yang disalurkan oleh perusahaan pembiayaan.

>>> Cara Mengatasi Tetangga yang Suka Numpang Buang Sampah Tanpa Izin

Agusman menambahkan, peningkatan penjualan mobil didorong oleh meningkatnya kebutuhan kendaraan masyarakat, meskipun pertumbuhannya perlu penguatan di tengah dinamika perekonomian.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat penjualan wholesales April 2026 melonjak 55 persen YoY menjadi 80.776 unit.

Sepanjang Januari hingga April 2026, akumulasi penjualan kendaraan roda empat juga naik sebesar 12,5 persen YoY.

Secara umum, piutang pembiayaan industri multifinance mencapai Rp514,65 triliun pada April 2026, tumbuh 2,08 persen secara tahunan.

>>> PLN Serahkan 70 Persen Proyek RUPTL ke Swasta

Sektor pembiayaan modal kerja menjadi salah satu pendorong utama dengan pertumbuhan mencapai 10,64 persen YoY.