Berdasarkan data BEI, seluruh saham tersebut membukukan kenaikan rata-rata nilai transaksi harian yang signifikan. Lonjakan tercatat di kisaran 25,98 persen hingga 119,44 persen dari periode sebelumnya.

>>> Jemaah Haji Banyuwangi Meninggal Akibat Serangan Jantung di Mekkah

Jeffrey menilai pencapaian awal ini menjadi indikator bahwa program LP Saham memberikan imbas nyata.

"Kami melihat bahwa kegiatan LP Saham memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas perdagangan dan likuiditas saham," tambahnya.

Direktur Utama Phintraco Sekuritas Ferawati menyatakan keterlibatan perusahaan merupakan bentuk kontribusi nyata bagi pasar modal nasional. Menurutnya, struktur perdagangan di bursa menunjukkan arah positif sejak program digulirkan.

Ferawati menekankan bahwa keberlanjutan skema ini membutuhkan sokongan dari seluruh pemangku kepentingan.

"Dalam implementasinya, kami melihat efektivitas LP Saham membutuhkan kolaborasi yang kuat antara Bursa, Anggota Bursa, Perusahaan Tercatat, dan asosiasi terkait," ujarnya.

Phintraco Sekuritas telah mematangkan aspek operasional internal, termasuk penguatan sistem infrastruktur, tim dealing, dan manajemen risiko.

Ferawati menegaskan bahwa tugas penyedia likuiditas tidak sekadar menampilkan kuotasi, tetapi juga membangun ekosistem pasar yang likuid, efisien, dan kredibel.

Meski demikian, operasional LP Saham menghadapi tantangan, terutama menjaga konsistensi kuotasi saat pasar bergejolak. Aktivitas ini menuntut kedisiplinan transaksi tinggi, dukungan teknologi, dan manajemen risiko ketat.

Phintraco Sekuritas optimistis terhadap masa depan program LP Saham di Indonesia. Optimisme ini sejalan dengan fokus BEI dan regulator dalam mendorong pendalaman pasar modal.

>>> Pelemahan Rupiah Jadi Peringatan bagi Sektor Properti Perumahan

Melalui perluasan program ini, pasar modal Indonesia diharapkan mampu menyajikan iklim investasi yang lebih kompetitif. Likuiditas yang sehat akan menguntungkan investor sekaligus emiten yang melantai di bursa.