Aktor asal Inggris Idris Elba akhirnya angkat bicara mengenai rumor yang selama ini mengaitkannya dengan peran James Bond.

Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menjadi kandidat resmi untuk memerankan agen 007.

>>> Membuang Sampah di Tempat Tetangga Bisa Berujung Kurungan

Pernyataan tersebut disampaikan Elba saat mempromosikan film terbarunya, Masters of the Universe. Ia sekaligus menepis spekulasi yang telah beredar selama bertahun-tahun mengenai pengganti Daniel Craig.

"Percakapan itu tidak pernah benar-benar nyata," kata Elba, seperti dilansir dari Detikcom.

Aktor berusia 53 tahun itu mengaku sejak awal merasa kesempatan tersebut tidak pernah mendekati kenyataan.

Ia menilai karakter James Bond memiliki identitas khusus yang telah ditentukan oleh penciptanya, Ian Fleming.

"Saya selalu merasa itu bukan sesuatu yang realistis. James Bond ditulis seperti itu karena suatu alasan.

Tapi saya menganggapnya sebagai pujian," ujarnya.

Pertimbangan Budaya dan Penerimaan Global

Menurut Elba, perbedaan budaya di pasar internasional memengaruhi bagaimana penonton menerima perubahan besar pada karakter ikonik ini.

>>> Misteri Dua Pesawat Tak Bertuan di PT Dirgantara Indonesia Belum Terpecahkan

Ia menilai tidak semua kalangan penggemar global siap menerima aktor kulit hitam sebagai Bond.

"Bond adalah karakter besar di seluruh dunia. Dan tidak semua penonton akan menerima pria kulit hitam, pria Afrika, sebagai Bond.

Itu bukan sesuatu yang mereka sukai dalam budaya mereka," kata Elba.

Ia menekankan pentingnya menjaga waralaba film ini agar tetap setia pada visi orisinal Fleming. Menurutnya, James Bond harus tetap berfungsi sebagai hiburan pelarian bagi penonton dunia.

"Bond sangat tidak realistis, jadi sedikit sentuhan realitas itu baik. Tapi jangan mencoba membuatnya terlalu 'woke'.

Saya pikir kita harus tetap setia pada esensinya: sebagai bentuk escapism. Jangan berusaha memenuhi selera seluruh dunia.

>>> Tren Modifikasi Motor Listrik: Pemilih Upgrade Baterai untuk Jarak Tempuh Lebih Jauh

Biarkan Bond tetap menjadi Bond," ujarnya.