Pemko Medan Diminta Kaji Alih Fungsi Sekolah Terbengkalai Sei Mati
Pemerintah Kota Medan diminta segera mengkaji usulan pengalihan fungsi bangunan sekolah yang lama tidak terpakai di Jalan Katamso Gang Merdeka, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun, menjadi posko penanganan banjir permanen.
Usulan tersebut disampaikan oleh Anggota Panitia Khusus Penertiban Aset DPRD Kota Medan Syaiful Ramadhan. Langkah ini dinilai strategis untuk meningkatkan pelayanan publik dan mengoptimalkan aset daerah.
>>> Pentingnya Mengubah Strategi Pembangunan Ekonomi Menuju Kemandirian
Kawasan Sei Mati merupakan salah satu wilayah yang kerap terdampak bencana luapan air di Kota Medan. Keberadaan fasilitas evakuasi yang memadai sangat dibutuhkan masyarakat sekitar.
"Kawasan Sei Mati merupakan wilayah terdampak banjir.
Alangkah lebih baik jika sekolah yang terbengkalai di sana dijadikan posko penanganan banjir permanen agar bermanfaat bagi warga sekitar," ucap Syaiful, Selasa (9/6/2026).
Syaiful menambahkan bahwa pengosongan aset milik daerah dalam jangka waktu lama tidak akan memberikan keuntungan. "Untuk apa juga dibiarkan kosong lama-lama.
>>> Ibu Hamil Wajib Hindari Paparan BPA Demi Cegah Gangguan Hormon Anak
Kalau dijadikan posko banjir, kan bisa menjadi langkah cepat Pemko Medan ketika terjadi bencana. Masyarakat bisa dievakuasi ke sana," sebut Syaiful.
Optimalisasi ini sejalan dengan fokus kerja legislatif yang tengah menertibkan properti milik pemerintah agar berdaya guna secara nyata.
"Pansus Penertiban Aset DPRD Medan terus mendorong inventarisasi dan optimalisasi seluruh aset milik pemerintah yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal," tegas Syaiful.
Menanggapi usulan tersebut, Wali Kota Medan Rico Waas memberikan tanggapan positif. Ia langsung menginstruksikan jajarannya untuk melakukan kajian mendalam terkait kelaikan dan pemanfaatan gedung sekolah itu.
>>> Ekspor China Melonjak 19 Persen Berkat Permintaan Perangkat AI
"Kami menyambut baik usulan ini dan meminta OPD terkait untuk segera menindaklanjutinya agar aset yang selama ini tidak digunakan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat," kata Rico Waas.
Update Terbaru
Wasit Somalia Ditolak Masuk AS, Batal Pimpin Piala Dunia 2026
Selasa / 09-06-2026, 13:13 WIB
50 Pertanyaan Edukasi untuk Cegah Bullying di Sekolah dan Lingkungan
Selasa / 09-06-2026, 13:13 WIB
Krisis Memori AI Dorong Harga Kartu Grafis Kelas Menengah Naik Hingga 30 Persen
Selasa / 09-06-2026, 13:12 WIB
Ribuan Penyandang Disabilitas Nobar Film Inklusif di Tujuh Kota
Selasa / 09-06-2026, 13:12 WIB
Kemensos Buka 3.053 Formasi Guru Sekolah Rakyat 2026 untuk PPPK
Selasa / 09-06-2026, 13:12 WIB
DPR RI Sahkan RUU Kepolisian Menjadi Undang-Undang
Selasa / 09-06-2026, 13:12 WIB
William Saliba Dipastikan Fit Bela Timnas Prancis di Piala Dunia 2026
Selasa / 09-06-2026, 13:12 WIB
Tanggal Berapa Malam 1 Suro 2026? Cek Jadwal dan 8 Mitos yang Masih Dipercaya
Selasa / 09-06-2026, 13:12 WIB
Katy Perry Siap Guncang Panggung Eropa Lewat The Lifetimes Tour
Selasa / 09-06-2026, 13:09 WIB
Kemenkomdigi Targetkan Lelang Spektrum 5G Rampung Sebelum 17 Agustus 2026
Selasa / 09-06-2026, 13:09 WIB
Ariana Grande dan Ethan Slater Putus Setelah 3 Tahun Pacaran
Selasa / 09-06-2026, 13:09 WIB
FINI Soroti Aturan Ekspor Feronikel Satu Pintu Lewat Danantara
Selasa / 09-06-2026, 13:08 WIB
Muhasabah Menjelang Tahun Baru Hijriah: Momentum Evaluasi Diri
Selasa / 09-06-2026, 13:08 WIB
Penggemar BTS Padati Warnet di Jakarta Jelang Penjualan Tiket Konser
Selasa / 09-06-2026, 13:08 WIB






