Akumulasi Whale Menengah dan Ritel

Data on-chain dari Glassnode menunjukkan bahwa pemilik dompet dengan saldo 1.000 hingga 10.000 BTC telah menambah 53.042 BTC dalam 60 hari terakhir.

Kelompok ini menjadi akumulator terbesar.

Pemilik saldo 100 hingga 1.000 BTC menambah 12.233 BTC, sedangkan pemilik 10 hingga 100 BTC mengumpulkan tambahan 1.283 BTC.

Sektor ritel dengan kepemilikan kurang dari 0,1 BTC juga mencatat skor akumulasi tertinggi melalui indikator Accumulation Trend Score.

Sebaliknya, investor institusi dengan kepemilikan di atas 10.000 BTC justru mendivestasikan sekitar 39.840 BTC pada periode yang sama.

Hal ini mengindikasikan dominasi permintaan dari investor ritel dan whale menengah.

Peringatan Koreksi Lebih Dalam

Di tengah akumulasi, analis tetap mewaspadai tekanan pasar.

Pengamat Titan of Crypto mendeteksi fair value gap (FVG) pada grafik kuartalan di kisaran US$ 56.800 hingga US$ 44.600.

Fair value gap mencerminkan ketidakseimbangan harga akibat pergerakan cepat Bitcoin ke satu arah, menyisakan area dengan intensitas perdagangan minim.

Secara historis, harga sering menguji ulang zona tersebut sebelum membangun fondasi baru.

Salah satu pendiri Glassnode, Rafael, menggunakan indikator Cumulative Value Days Destroyed (CVDD) untuk memetakan valuasi jangka panjang Bitcoin.

>>> OpenAI Targetkan Valuasi Rp18.140 Triliun Jelang IPO

Posisi dasar CVDD saat ini di US$ 46.000, sehingga ia memperkirakan titik terendah siklus berikutnya di rentang US$ 52.000 hingga US$ 59.000.