Pelatih Timnas Brasil Carlo Ancelotti memutuskan untuk mencoret bek kanan AS Roma, Wesley Franca, dari skuad Piala Dunia 2026 akibat cedera parah.

Sebagai pengganti, Ancelotti memanggil gelandang Atalanta, Ederson, pada Minggu, 7 Juni 2026.

>>> Fortu Digital Teknologi Garap Segmen Konferensi Pascapandemi

Asosiasi Sepak Bola Brasil (CBF) mengonfirmasi bahwa Wesley mengalami cedera otot adductor pada paha kirinya saat laga uji coba melawan Mesir.

Cedera pangkal paha itu terjadi pada menit ke-17 pertandingan hari Sabtu, memaksa Wesley keluar lapangan sambil menangis.

Akibatnya, impian pemain berusia 22 tahun itu untuk tampil di Piala Dunia 2026 pupus, meski ia tampil menonjol di Serie A musim ini.

Keputusan Ancelotti dan Reaksi Wesley

Keputusan Ancelotti memanggil Ederson memicu pertanyaan karena perbedaan posisi, mengingat Brasil kini hanya menyisakan Danilo sebagai bek kanan murni.

Nama bek posisi alami seperti Paulo Henrique dan Vitinho gagal terpilih.

Ederson, yang berusia 26 tahun, baru mengoleksi tiga penampilan internasional dan sedang dalam proses transfer senilai 45 juta euro ke Manchester United.

Menurut laporan Fabrizio Romano, upacara resmi transfer dijadwalkan pada Juli setelah Piala Dunia.

>>> Pemerintah Salurkan PIP 2026 dalam Tiga Tahap, Cek Jadwal dan Nominalnya

Wesley menuangkan kekecewaannya melalui akun Instagram pribadi. "Tidak setiap pertempuran dimenangkan di lapangan," tulisnya.

Ia menyatakan kesedihan karena harus menghentikan mimpi membela tim nasional, namun menegaskan menolak menyerah.

"Hari ini saya harus menghentikan mimpi karena cedera.

Rasanya sakit tidak bisa terus mengenakan seragam Tim Nasional Brasil saat ini, tetapi mereka yang tahu kisah saya paham bahwa menyerah bukanlah pilihan saya," lanjut Wesley.

Pemain berusia 22 tahun itu menambahkan bahwa pencapaiannya dibangun melalui perjuangan, keyakinan, pengorbanan, serta ketahanan dari berbagai kesulitan masa lalu.

Timnas Brasil mengusung misi mengakhiri paceklik gelar juara dunia selama 24 tahun sejak terakhir menang pada 2002.

>>> IESPA Beri Penghargaan Ekonomi Kreatif kepada Kementerian Ekraf

Brasil dijadwalkan menghadapi Maroko, Haiti, serta Skotlandia di fase grup Piala Dunia 2026.