Asosiasi Pengusaha Pusat Belanja Indonesia (APPBI) mencatat tingkat kunjungan masyarakat ke pusat perbelanjaan secara nasional masih relatif stabil di tengah tekanan ekonomi.

Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja mengungkapkan bahwa okupansi pusat perbelanjaan saat ini berada di kisaran 85 hingga 90 persen.

>>> Trump: Israel dan Iran Berupaya Segera Capai Gencatan Senjata

Meski angka tersebut terbilang stabil, performa ini belum sepenuhnya pulih ke level sebelum pandemi.

Perubahan Perilaku Konsumen

Alphonzus menjelaskan bahwa masyarakat tetap datang ke mal, namun pola belanja mereka berubah.

"Yang terjadi itu adalah tren belanjanya yang berubah.

>>> Microsoft dan Nvidia Luncurkan Chip RTX Spark di Computex 2026

Mereka cenderung membeli barang-barang dengan unit price yang murah dan kecil," ujarnya di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Senin (8/6/2026).

Penurunan daya beli berdampak pada seluruh kategori produk, mendorong konsumen memprioritaskan varian yang lebih terjangkau.

Kondisi ini turut memicu peningkatan minat masyarakat terhadap barang impor ilegal yang harganya lebih murah.

>>> Jose Mourinho Dikabarkan Ajak Pepe Jadi Staf Pelatih Real Madrid

"Jadi sebetulnya semuanya dibeli tetapi harga satuannya yang murah," tutup Alphonzus.