Microsoft bersama Nvidia secara resmi memperkenalkan superchip RTX Spark melalui lini perangkat laptop terbaru dalam ajang Computex 2026 di Taipei.

Chip ini dirancang untuk menghadirkan performa kecerdasan buatan tingkat tinggi serta kemampuan gaming bertenaga.

>>> Jose Mourinho Dikabarkan Ajak Pepe Jadi Staf Pelatih Real Madrid

Arsitektur chip berbasis Arm hasil kolaborasi dengan MediaTek ini memadukan CPU Grace 20 inti dengan GPU Blackwell 6.144 CUDA core.

Spesifikasi tersebut setara dengan kartu grafis RTX 5070 laptop.

Perangkat ini ditujukan bagi kalangan profesional kreatif, pengembang AI, hingga pemain game kelas berat. Langkah ini sekaligus menantang dominasi Apple M5 Max MacBook Pro di pasar global.

Uji Coba Performa

Jurnalis Tom's Guide, Jason England, berkesempatan menguji langsung purwarupa laptop dengan chip RTX Spark.

Dalam pengujian aplikasi Adobe Premiere Pro, pemotongan klip berbasis AI berjalan dua kali lebih cepat.

Pengujian grafis pada Unreal Engine 5 mampu memuat visual lanskap kota dengan triliunan poligon secara lancar, baik saat terhubung ke daya listrik maupun menggunakan baterai.

Untuk gaming, laptop dengan kemampuan AI hingga 1 petaflop ini menjalankan Alan Wake 2 secara native dan Pragmata melalui emulator Prism milik Microsoft.

>>> Timnas Mozambik Tanpa Pemain Bintang Hadapi Indonesia di FIFA Matchday

Meskipun Nvidia belum mengizinkan penampilan angka frame rate, England memperkirakan kedua game tersebut berhasil menembus 100 fps pada resolusi 1440p dengan pengaturan maksimal berkat DLSS 4.5.

Pengujian fitur Agentic AI lokal melalui OpenClaw pada mini PC DGX Spark menunjukkan kemampuan vibecoding, pengisian formulir otomatis, serta konversi sketsa menjadi model animasi 3D lintas aplikasi.