Penyerang sayap Barcelona, Lamine Yamal, mengaku menjadi lebih dewasa setelah gagal meraih Ballon d'Or 2025. Ia kalah dari Ousmane Dembele dalam perebutan penghargaan bergengsi tersebut.

Yamal menempati posisi kedua dengan 1.059 poin, sementara Demble mengumpulkan 1.380 poin.

>>> AMD Siap Bersaing dengan Superchip AI RTX Spark Milik Nvidia

Keduanya sama-sama tampil gemilang di level klub pada musim 2024-25, namun Dembele unggul berkat gelar Liga Champions.

Meski sempat yakin akan menang, Yamal mengaku proses setelah malam penghargaan mengubah pandangannya. "Sejak upacara itu, saya menjadi lebih dewasa.

Saya sangat senang dia yang menang," ujar Yamal dalam tayangan YouTube.

>>> IHSG Merosot ke Level 5.342 Akibat Tekanan Sentimen Berlapis

Pemain muda itu menilai usianya yang masih belia membuatnya belum pantas menerima penghargaan tertinggi tersebut.

"Saya rasa itu bukan waktu yang tepat bagi saya untuk menang karena saya masih anak-anak," jelasnya.

>>> Mengenal Lily Padding, Strategi Karier Gen Z untuk Mempercepat Kemajuan

Yamal kini fokus mempersiapkan diri bersama tim nasional Spanyol untuk Piala Dunia 2026. Kesuksesan di turnamen itu bisa membawanya kembali menjadi kandidat kuat Ballon d'Or.