IHSG Merosot ke Level 5.342 Akibat Tekanan Sentimen Berlapis
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup merosot 4,52 persen ke level 5.342,14 pada perdagangan Senin (8/6).
Tekanan terhadap indeks saham domestik ini dipicu oleh sejumlah sentimen negatif yang datang berlapis.
>>> Mengenal Lily Padding, Strategi Karier Gen Z untuk Mempercepat Kemajuan
Aksi jual bersih investor asing tercatat mencapai Rp 447,05 miliar di seluruh pasar.
Faktor-Faktor Pemicu Pelemahan
Kepala Riset Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI) Muhammad Wafi menjelaskan beberapa faktor penekan indeks.
Depresiasi kurs rupiah yang menembus di atas Rp 18.000 per dolar AS menjadi salah satu pemicu utama.
Inflasi Mei yang mencapai 3,08 persen, melampaui konsensus, turut membebani pasar.
Rebalancing FTSE Russell yang mengeluarkan saham DSSA, GOTO, dan NCKL tanpa penambahan saham baru juga menjadi tekanan.
Selain itu, dana pensiun dan fund manager Eropa mulai keluar secara sistematis karena sovereign risk re-rating setelah PT Danantara Investment Management mendapat peringkat Baa2 dengan outlook negatif dari Moody's.
Musim pembagian dividen emiten tidak mampu menahan kejatuhan karena yield dividen tidak sebanding dengan kerugian kapital investor yang mencapai 30 persen sepanjang tahun 2026.
Proyeksi dan Level Support
Menurut Wafi, batas support kritis terdekat indeks berada di kisaran 5.200 hingga 5.300.
Level tersebut didasarkan pada fibonacci retracement dan level konsolidasi tahun 2021.
Jika volume penjualan tinggi akibat penurunan peringkat Indonesia oleh MSCI menjadi frontier market, potensi penurunan lebih lanjut ke level 4.800 hingga 5.000 terbuka.
>>> John Herdman Waspadai Kecepatan Transisi Timnas Mozambik
Arus keluar dana tambahan diperkirakan mencapai US$ 8 miliar sampai US$ 10 miliar.
Wafi menyebut probabilitas IHSG menembus level 5.200 sekitar 30–35 persen.
Update Terbaru
Meteorit Langka Sahara Ungkap Keberadaan Protoplanet Purba
Senin / 08-06-2026, 22:24 WIB
Telkom Divestasi AdMedika Group untuk Rampingkan Portofolio Bisnis
Senin / 08-06-2026, 22:24 WIB
Permintaan MacBook Neo Melonjak, Apple Lipatgandakan Produksi
Senin / 08-06-2026, 22:24 WIB
Nvidia Luncurkan Superchip RTX Spark di Computex Taiwan
Senin / 08-06-2026, 22:20 WIB
IHSG Anjlok 4,52% ke 5.342,13, Investor Asing Jual Bersih Rp44,76 Miliar
Senin / 08-06-2026, 22:20 WIB
AS Buka Peluang Bebaskan Tarif Impor 18 Produk Indonesia
Senin / 08-06-2026, 22:19 WIB
Blue Lock Season 3 Resmi Berjudul Neo Egoist League, Rilis Visual Kunci Isagi dan Kaiser
Senin / 08-06-2026, 22:16 WIB
Thailand U-19 Kalahkan Malaysia 3-2, Malaysia Gagal ke Semifinal Piala AFF
Senin / 08-06-2026, 22:16 WIB
Acer Indonesia Gelar ACERUN 2026 dengan Format Baru 7K
Senin / 08-06-2026, 22:16 WIB
Bank Mandiri Taspen dan Asabri Salurkan Santunan Ahli Waris Ryamizard Ryacudu
Senin / 08-06-2026, 22:14 WIB
Fabio Capello Jagokan Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
Senin / 08-06-2026, 22:14 WIB
Denny Sumargo Atasi GTM Anak dengan Eksplorasi Luar Ruangan
Senin / 08-06-2026, 22:14 WIB
Thailand Tekuk Malaysia 3-2 di Piala AFF U-19, Malaysia Gagal ke Semifinal
Senin / 08-06-2026, 22:12 WIB
Thomas Tuchel Tegaskan Jude Bellingham Harus Perebutkan Posisi Utama Inggris
Senin / 08-06-2026, 22:09 WIB






