Jika itu terjadi, level di bawah 5.000 justru menjadi capitulation point dan generational buying opportunity.

Kekuatan investor domestik, fund manager lokal, serta kapasitas beli BPJS dan investor ritel diperkirakan mampu menjaga indeks di kisaran 5.000 hingga 5.500 tanpa kehadiran modal asing.

Pandangan Analis Lain

Analis BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda menambahkan sejumlah beban tambahan.

Penurunan cadangan devisa selama lima bulan berturut-turut, kekhawatiran fiskal, kenaikan subsidi energi, tensi geopolitik Timur Tengah, serta suku bunga The Fed yang tinggi menjadi faktor pemberat.

Reza mencatat investor domestik mendominasi aktivitas pasar saham sejak awal tahun dengan porsi transaksi 64,55 persen dari nilai transaksi dan 82,75 persen dari frekuensi perdagangan.

Meski demikian, asing tetap menjadi penyedia likuiditas utama saham berkapitalisasi besar.

Pelaku pasar diimbau lebih disiplin mengelola risiko dan selektif dalam bertransaksi.

>>> Pemerintah Bantah Isu Perombakan Jabatan Menteri Keuangan

Investor jangka pendek sebaiknya menunggu konfirmasi stabilisasi pasar dan meredanya tekanan jual asing sebelum meningkatkan eksposur secara agresif.