"Mobilitas pemain tetap harus dijaga. Terutama harmonisasi antarpemain untuk saling mengisi lini yang kosong.

Itu yang harus terus dimantapkan lawan Mozambik nanti," ucapnya.

Evaluasi Celah di Sektor Pertahanan

Sektor lini belakang menjadi perhatian khusus. Meski berhasil menjaga gawang tetap perawan saat melawan Oman, koordinasi pertahanan masih menyisakan celah.

"Komunikasi pemain belakang harus lebih baik terutama membangun pertahanan secara berlapis. Postur pemain Mozambik dengan langkah kaki lebih panjang harus diantisipasi," ujar Gusnul.

Kreativitas di lini serang juga perlu ditingkatkan. Variasi serangan balik cepat dan pemanfaatan bola mati menjadi opsi yang bisa dioptimalkan.

"Kemarin lawan Oman skema serangan sudah bagus. Tapi, perlu trik baru menghadapi Mozambik nanti.

>>> Timnas Indonesia U-19 Tekuk Vietnam 2-1 di Piala AFF U-19 2026

Baik lewat open play atau set pieces. Saya kira Mozambik akan memperkuat pertahanan dulu, baru melakukan serangan balik," tuturnya.