Cerita lain diungkapkan Lina (33) yang terpikat sejak pandangan pertama pada aspek eksterior maupun interior.

Selain pas dengan anggaran, impresi berkendara saat sesi uji coba juga melampaui perkiraan awalnya.

Beberapa teknologi andalan seperti Parking Comfort, pengoperasian AC jarak jauh via aplikasi mobile, hingga kamera 540 derajat menjadi alasan utamanya memilih unit ini.

"Fitur-fitur tersebut sangat membantu untuk penggunaan sehari-hari. Sebagai mobil listrik pertama saya, pengalaman berkendaranya membuat lebih percaya diri," kata Lina.

Keyakinan Lina bertambah setelah mengetahui rekam jejak produsennya sebagai salah satu raksasa otomotif di China.

Model ini juga tercatat menorehkan angka penjualan yang masif di negara asalnya.

Sementara itu, Yessica (35) menyatakan bahwa daya tarik visual, keterjangkauan harga, serta kelegaan kabin interior menjadi fondasi utama pilihannya.

Aspek keselamatan menjadi poin krusial yang paling dirasakan manfaatnya.

Sistem Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) diakui sangat membantu dirinya yang tergolong baru dalam aktivitas mengemudi.

"Fitur ADAS sangat membantu dan membuat saya lebih percaya diri saat berkendara.

Ketika harus parkir di area sempit pun terasa lebih mudah karena didukung berbagai fitur keselamatan," kata Yessica.

Fenomena ini mempertegas bahwa keputusan berpindah ke kendaraan elektrifikasi kini tidak sekadar mengikuti arus tren semata.

>>> BMW Tarik 145 Unit iX3 Baru karena Panel Bodi Bisa Tersetrum Saat Diisi Daya

Konsumen kini mempertimbangkan fungsionalitas fitur, kenyamanan nyata, serta jaminan layanan purna jual yang jelas.