Bupati Luwu H. Patahudding meresmikan peluncuran Program Jaga Desa dalam kegiatan Penguatan Fordes Matappa pada Kamis (4/6/2026).

Program ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Luwu dan PT Masmindo Dwi Area (MDA).

>>> Menteri Pertanian Laporkan Ratusan Perusahaan Sawit ke Penegak Hukum

Acara tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) terkait penguatan kelembagaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di jalur mobilisasi pertambangan.

Hadir dalam agenda ini jajaran Forkopimda, Pokja Percepatan Investasi, camat, kepala desa, akademisi, dan calon peserta pelatihan vokasi.

Tiga Pilar Program Jaga Desa

Program Jaga Desa bergerak melalui tiga pilar utama: Jaga Stabilitas Desa, Jaga Masa Depan Desa, dan Jaga Keselamatan Desa.

Pilar pertama fokus pada rembug warga berkala (Sirampun), Pos Pemantauan Terpadu, padat karya, penanaman pohon, dan penguatan Kader Jaga Mobilisasi.

Pilar Jaga Masa Depan Desa menitikberatkan pada peningkatan SDM dan kemandirian ekonomi melalui pelatihan vokasi, sertifikasi, magang, dan pendampingan UMKM.

Sebanyak 90 pemuda dari 21 desa akan memulai pelatihan pada 8 Juni 2026 di bidang Teknisi AC, Mekanik Otomotif, Teknisi Listrik, Asisten Cook, dan Housekeeping.

Pada pilar Jaga Keselamatan Desa, MDA bermitra dengan Puspena Universitas Cokroaminoto Palopo dan BPBD Luwu untuk memperkuat Program Desa Tangguh Bencana (DESTANA) melalui pelatihan, simulasi, dan posko tanggap bencana.

>>> Bahlil Pastikan Gross Split Batal Diterapkan di Sektor Minerba

Bupati Luwu mengapresiasi forum aspirasi yang melandasi program ini. "Saya mendukung penguatan forum ini agar perannya semakin besar.

Mari kita kawal Program Jaga Desa dan dukung investasi yang berjalan," ujar Patahudding.

Direktur Utama MDA, Trisakti Simorangkir, menjelaskan bahwa pendekatan program kini berubah. "Kami memulai dari aspirasi masyarakat, bukan dari perspektif perusahaan.

Program Jaga Desa lahir dari kebutuhan warga dan didukung Pemkab Luwu serta MDA," katanya.

Kepala Kejaksaan Negeri Luwu, Muhandas Ulimen, menegaskan kesiapan institusinya mengawal kepastian hukum investasi. "Kepentingan umum harus diutamakan.

Kejaksaan siap mengawal agar investasi bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Kapolres Luwu AKBP Adnan Pandibu menekankan peran Fordes Matappa sebagai jembatan komunikasi.

>>> Apa Agama Justin Hubner? Islam Atau Kristen? Intip Biodata Pemain Timnas Sepakbola yang Akan Segera Menikah pada 13 Juni 2026

"Forum harus berada di depan, mengawal program, dan menjadi penghubung antara masyarakat, pemerintah, dan perusahaan," ujar Adnan.