Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 160 poin atau 2,87 persen ke level 5.434 pada sesi I perdagangan Senin (8/6/2026).

Penurunan ini dipicu oleh tekanan sentimen global dan domestik yang membuat investor menghindari aset berisiko.

>>> Malam 1 Suro 2026 Diperkirakan Dimulai pada 16 Juni Malam

Menurut riset Pilarmas Investindo Sekuritas, kekhawatiran baru muncul setelah laporan peluncuran rudal Iran ke wilayah Israel.

Situasi tersebut mengancam stabilitas kawasan dan prospek gencatan senjata yang rapuh.

Di sisi domestik, ketidakpastian kebijakan, depresiasi rupiah, dan potensi risiko politik turut membebani pasar.

>>> Cek Penerima Bansos PKH dan BPNT Juni 2026 Secara Online, Begini Caranya

Bank Indonesia melaporkan cadangan devisa Indonesia pada akhir Mei 2026 sebesar US$ 144,9 miliar, turun dari US$ 146,2 miliar pada April.

Pelaku pasar khawatir penurunan ini mencerminkan tekanan yang masih berlanjut dan berpotensi memicu volatilitas rupiah.

Di tengah pelemahan indeks, saham STAR, OBAT, GRIA, TPIA, dan CTBN justru mencatat kenaikan terbesar pada sesi I.

>>> IHSG Ambles 37,42% Sepanjang 2026, Aksi Jual Asing Capai Rp72,22 Triliun

Pilarmas Investindo Sekuritas merekomendasikan beli saham PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) dengan support di level 500 dan resistance 575.