Polda Jateng Gelar Operasi Patuh Candi 2026 untuk Tekan Kecelakaan
Kepolisian Daerah Jawa Tengah resmi memulai Operasi Patuh Candi 2026 di seluruh wilayah Jawa Tengah pada Senin (8/7/2026) hingga Minggu (21/7/2026).
Langkah ini diambil sebagai upaya nyata menekan angka pelanggaran dan meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas di jalan raya.
>>> IHSG Tertekan Pelemahan Rupiah dan Inflasi, Investor Asing Jual Masif
Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Pratama Adhyasastra, menjelaskan bahwa penegakan hukum mengombinasikan sistem elektronik dan konvensional secara sinergis bersama pemangku kepentingan terkait.
Aparat di lapangan mengedepankan tindakan edukatif, persuasif, serta humanis selama operasi berjalan.
"Operasi Patuh Candi 2026 tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat agar semakin disiplin dan patuh terhadap aturan lalu lintas," kata Pratama.
Porsi pelaksanaan kegiatan di lapangan dibagi menjadi 20 persen preemtif, 30 persen preventif, dan 50 persen represif atau penegakan hukum.
Skema penindakan hukum terdiri atas 60 persen melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), 30 persen tilang manual untuk pelanggaran tertentu, dan 10 persen berupa teguran simpatik.
Polda Jateng menargetkan penindakan pada jenis pelanggaran yang berpotensi memicu kecelakaan berat serta tindakan pengendara yang menghambat efektivitas kamera ETLE di jalan.
"Salah satu perhatian kami saat ini adalah maraknya penggunaan penutup, pelipatan maupun modifikasi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang bertujuan menghindari tangkapan kamera ETLE," kata dia.
Pihak kepolisian menilai manipulasi pelat nomor tersebut mencerminkan rendahnya kesadaran hukum masyarakat dalam tertib berlalu lintas.
"Tujuan akhir dari Operasi Patuh Candi 2026 bukan sekadar melakukan penindakan, tetapi membangun budaya tertib berlalu lintas dan meningkatkan keselamatan seluruh pengguna jalan," katanya.
Update Terbaru
Purbaya Buka-bukaan soal Usul Universal Banking OJK: Belum Disepakati
Jumat / 24-07-2026, 08:36 WIB
DPR Akan Bahas Isu LGBTQ dalam RUU Sisdiknas, Tak Hanya Kurikulum
Jumat / 24-07-2026, 08:36 WIB
Cara Skrining Kesehatan di BPJS Kesehatan Lewat Aplikasi Mobile JKN
Jumat / 24-07-2026, 08:36 WIB
Trump: Semua Kerusakan Kapal di Hormuz Bakal Diganti Pakai Uang Iran
Jumat / 24-07-2026, 08:36 WIB
Angelelli Automobili Ciptakan Porsche 911 Bertenaga 800 HP dengan Konfigurasi Mesin Tengah
Jumat / 24-07-2026, 08:36 WIB
Prabowonomics: Konsep Ekonomi Prabowo Subianto untuk Kemandirian dan Pertumbuhan 8 Persen
Jumat / 24-07-2026, 08:36 WIB
Sopir Alphard Terobos Bundaran HI Pamer KTA saat Mediasi dengan Satpam
Jumat / 24-07-2026, 08:35 WIB
Daftar Fitur Baru WhatsApp Juli 2026: Registrasi iPad hingga Bagikan Lagu ke Status
Jumat / 24-07-2026, 08:35 WIB
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Ancaman Besar di Piala AFF 2026
Jumat / 24-07-2026, 08:35 WIB
Danantara Apresiasi Transformasi Digital Jasa Marga di Tollroad Command Center
Jumat / 24-07-2026, 08:35 WIB
Cara Cek Nominal Terbaru Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Tahun 2026
Jumat / 24-07-2026, 08:29 WIB
Daftar Negara ASEAN dengan Usia Harapan Hidup Tertinggi 2026
Jumat / 24-07-2026, 08:23 WIB
The Odyssey Dongkrak Penjualan Buku Fisik dan Audio Karya Homer
Jumat / 24-07-2026, 08:23 WIB
5 Weton Berbakat Kaya Menurut Primbon Jawa, Punya Garis Tangan Emas
Jumat / 24-07-2026, 08:23 WIB







