Posisi pertama ditempati Vietnam dengan biaya rata-rata US$10,24 atau sekitar Rp184.320 per bulan.

Meski secara nominal murah dan menempati peringkat ke-12 dari 214 negara global, efisiensi terhadap kualitas layanan di Indonesia masih tertinggal.

Singapura menawarkan kecepatan rata-rata 410 Mbps dengan biaya US$32,22 per bulan, sehingga biaya per Mbps hanya US$0,08.

Thailand juga mencatat biaya per Mbps yang rendah dengan kecepatan rata-rata 272,6 Mbps.

Sementara di Indonesia, biaya rata-rata sekitar US$10,22 atau Rp183.960 per bulan untuk kecepatan rata-rata 31,2 Mbps.

>>> Pemerintah Targetkan Himpun Dana Rp36 Triliun Lewat Lelang 9 Seri Surat Utang Negara

Hal ini membuat biaya per Mbps di Indonesia mencapai US$0,34 atau sekitar Rp6.120, menunjukkan kualitas layanan yang diterima pengguna belum seefisien negara tetangga.