Serial orisinal yang sebelumnya hanya bisa ditonton di platform streaming kini mulai merambah layar televisi tradisional. Langkah ini meninggalkan pendekatan eksklusif yang tertutup demi memaksimalkan jangkauan pemirsa.

Apple TV+ menayangkan episode pertama "Pachinko" (2022) di tvN pada Sabtu lalu.

>>> Denny Sumargo Selektif Pilih Susu Pertumbuhan untuk Anak

Drama yang dibintangi Lee Min-ho dan Kim Min-ha ini mengisahkan empat generasi keluarga Korea selama masa penjajahan Jepang dan rasisme yang mengikutinya.

Meski memiliki sinematografi yang indah, "Pachinko" sebelumnya kurang dikenal karena basis pelanggan Apple TV+ di Korea yang kecil.

Dengan tayang di tvN, drama ini akhirnya terhubung dengan pemirsa dari berbagai generasi.

Musim kedua "Pachinko" akan mulai tayang pada 18 Juli. Di hari yang sama, serial orisinal Tving "Dear X" (2025) juga ditayangkan di tvN.

"Dear X" adalah dongeng gelap tentang aktris sosiopat Baek A-jin (Kim Yoo-jung) yang menginjak orang lain untuk naik dari titik terendah ke puncak.

Saat dirilis di streaming, serial ini menduduki peringkat pertama dalam mendorong pelanggan berbayar baru Tving.

Puncak tren ini adalah "A Shop for Killers" (2024) dari Disney+ yang akan tayang di MBC pada 3 Juli.

>>> 7 Jaringan Bioskop di Indonesia yang Tayangkan Tensura the Movie

Serial aksi thriller ini mengisahkan Jian (Kim Hye-jun) yang diburu pembunuh misterius karena warisan berbahaya pamannya, Jin-man (Lee Dong-wook).

Fakta bahwa stasiun televisi terestrial dengan standar sensor ketat menerima tayangan genre keras seperti ini dianggap belum pernah terjadi sebelumnya.

Sebelumnya, "Big Bet" (2022-2023) dan "Moving" (2023) juga mengikuti jalur serupa.

Dengan pasar streaming domestik yang mendekati jenuh, mengunci konten berkualitas di satu platform dianggap terlalu berisiko secara finansial.