10 Jurusan Kuliah yang Sulit Digantikan AI, Prospek Karier Cerah
Perkembangan artificial intelligence (AI) semakin nyata menggeser peran manusia di berbagai sektor.
Salah satu contohnya adalah layanan customer service virtual yang kini banyak menggunakan AI untuk menangani aduan awal.
>>> Taiwan Usir Kapal China di Tengah Ketegangan Batas Maritim
Namun, ada sejumlah bidang pekerjaan yang dinilai sulit digantikan oleh teknologi tersebut. Peluang karier yang bertahan dari ancaman AI dapat dipersiapkan melalui pendidikan tinggi pada program studi tertentu.
Berikut adalah sepuluh jurusan kuliah yang menawarkan keamanan karier dari otomatisasi AI, seperti dilansir dari Detikcom dan Learn.
org.
Jurusan Kuliah yang Tahan terhadap AI
1. Keperawatan.
Program studi keperawatan mencatatkan tingkat pengangguran sangat rendah, yaitu 1,4 persen di Amerika Serikat.
Biro Tenaga Kerja dan Statistik AS mengategorikan keperawatan sebagai salah satu jalur karier paling aman.
AI memang dapat membantu proses diagnostik dan urusan administratif medis. Namun, aspek esensial seperti ikatan antarmanusia, penilaian klinis rumit, dan perawatan langsung tetap tidak dapat dijangkau teknologi.
2. Seni Pertunjukan.
Sektor seni pertunjukan, termasuk teater dan musik, memiliki kemungkinan sangat kecil untuk digantikan AI. Aktivitas di bidang ini melibatkan kreativitas murni dan kedalaman pemikiran manusia.
Sistem AI tidak mampu meniru kreativitas manusia, melakukan produksi langsung, menggubah musik orisinal, bernyanyi, atau memainkan alat musik.
Jurusan ini tetap aman meskipun beberapa perangkat AI sudah diintegrasikan ke produksi musik digital.
3. Guru Pendidikan Khusus.
Profesi guru menuntut penilaian kritis, keahlian membangun kedekatan emosional, dan penyesuaian intervensi yang mustahil ditiru AI. Sektor pendidikan khusus saat ini menghadapi kelangkaan tenaga pendidik signifikan.
Kondisi kelangkaan tersebut, ditambah mandat federal AS terkait hak pendidikan siswa disabilitas, membuat lapangan kerja bidang ini hampir terjamin.
Update Terbaru
Bank DBS Indonesia Perkuat Pendanaan Lewat RupiahCepat
Senin / 08-06-2026, 12:29 WIB
Christian Eriksen Kembali Pingsan di Laga Denmark vs Ukraina
Senin / 08-06-2026, 12:29 WIB
Dicekal Saat Mau ke Malaysia, Tyo Nugros Batal Tampil di Konser Dewa
Senin / 08-06-2026, 12:29 WIB
Pemerintah Salurkan Bansos PKH Tahap 2 Juni 2026 Secara Bertahap
Senin / 08-06-2026, 12:28 WIB
Florentino Perez Kembali Pimpin Real Madrid hingga 2030
Senin / 08-06-2026, 12:28 WIB
OJK Soroti Dampak Kenaikan BI Rate Terhadap Obligasi Multifinance
Senin / 08-06-2026, 12:28 WIB
Kemenkeu Imbau Warga Waspadai Video Hoaks Menteri Keuangan
Senin / 08-06-2026, 12:28 WIB
Harga Emas Antam Hari ini 8 Juni 2026: Naik Rp5.000, Buyback Tembus Rp2,54 Juta per Gram
Senin / 08-06-2026, 12:26 WIB
Max Verstappen Gagal Finis di F1 GP Monako 2026 Akibat Masalah Mesin
Senin / 08-06-2026, 12:25 WIB
Max Verstappen Gagal Finis di F1 GP Monako 2026 Akibat Masalah Mesin
Senin / 08-06-2026, 12:25 WIB
Superbank Catat Pertumbuhan Kredit 55 Persen Berkat Ekosistem Grab
Senin / 08-06-2026, 12:24 WIB
Kemnaker: 23.470 Buruh Kena PHK pada Januari-Mei 2026
Senin / 08-06-2026, 12:24 WIB
Christian Eriksen Kolaps Lagi, Alat Pacu Jantung Selamatkan Nyawanya
Senin / 08-06-2026, 12:24 WIB
Mentan Dorong Percepatan Ekspor Perkebunan Saat Rupiah Melemah
Senin / 08-06-2026, 12:24 WIB






