Banyak orang memanfaatkan area di bawah kasur sebagai ruang penyimpanan tambahan untuk menjaga kerapian kamar tidur.

Meski tersembunyi dan praktis, tidak semua jenis benda aman diletakkan di area tersebut karena risiko kelembapan dan debu.

>>> Ditjen Pajak Perkuat Coretax untuk Genjot Penerimaan Negara

Seperti dikutip dari Detikcom yang melansir Real Simple, terdapat risiko kerusakan properti hingga ancaman sarang serangga jika salah menyimpan barang.

Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Bawah Kasur

Produk berbahan kertas dan karton seperti dokumen penting, buku, foto, dan wadah kardus sepatu sebaiknya dijauhkan dari area bawah tempat tidur.

Danica Carson, Pendiri blog The Uncluttered Life sekaligus Founder Declutter Deck, menjelaskan bahwa material kertas memicu kedatangan hama.

"Produk kertas sebenarnya merupakan sumber makanan bagi beberapa serangga, mulai dari kutu buku hingga ngengat dan kecoa," kata Danica Carson.

Menimbun kertas di area yang jarang dibersihkan ini berpotensi besar memicu munculnya sarang serangga tanpa disadari pemilik rumah.

Aksesori dan produk berbahan kulit seperti tas, sepatu, dan jaket kulit juga tidak direkomendasikan berada di kolong kasur.

Menurut Danica Carson, timbunan debu di bawah furnitur dapat mempercepat kerusakan struktural pada material kulit alami.

"Debu dapat menyebabkan barang-barang dari kulit mengering, retak, dan berubah warna seiring waktu," ujar Danica Carson.

Jika tidak ada pilihan lain, pemilik harus membungkus barang kulit dalam wadah plastik yang rapat untuk menghalau partikel debu.

>>> OPEC+ Sepakat Naikkan Target Produksi Minyak Mulai Juli 2026

Perangkat elektronik dan baterai juga sebaiknya tidak ditaruh di bawah tempat tidur karena bisa memperpendek usia komponen.

Partikel debu yang masuk ke sela-sela perangkat berisiko menyumbat komponen dan memicu kerusakan, terutama pada perangkat yang memiliki daya baterai.