Spekulasi mengenai rencana kunjungan CEO Nvidia Jensen Huang ke Korea Selatan pada awal Juni 2026 dilaporkan memicu lonjakan harga saham perusahaan produsen daging babi di negara tersebut.

Fenomena unik ini bermula dari rumor media lokal yang menyebut Huang akan bertemu sejumlah petinggi konglomerasi Korea Selatan di sebuah restoran samgyeopsal di kawasan Seongsu, Seoul.

>>> ASCOPE dan PEI Buka Pendaftaran Fellowship ASPIRE Batch II untuk Mahasiswa

Meskipun lokasi pertemuan belum dikonfirmasi secara resmi, pasar saham langsung bereaksi signifikan terhadap kabar rencana makan malam tersebut.

Saham perusahaan pengolahan daging babi Sunjin tercatat naik sekitar 4,75 persen, sementara saham perusahaan peternakan dan makanan ternak Woorison F&G melonjak sekitar 6,61 persen.

Kenaikan ini didorong oleh aksi investor yang berspekulasi bahwa perhatian media global terhadap budaya kuliner samgyeopsal akan menguntungkan perusahaan peternakan.

Fenomena 'Jensen Huang Effect'

Pengaruh besar aktivitas pimpinan Nvidia ini dikenal sebagai 'Jensen Huang Effect', yaitu kondisi ketika komentar atau agenda perjalanan sang CEO mampu menggerakkan harga saham secara drastis.

>>> Harga Emas Antam Naik Rp 5.000 Jadi Rp 2.743.000 per Gram pada 8 Juni 2026

Dampak serupa sebelumnya terlihat dalam acara Computex 2026 di Taiwan, saat Huang memberikan pernyataan mengenai potensi bisnis salah satu perusahaan semikonduktor AS.

Efek ini tidak hanya memengaruhi sektor pangan, tetapi juga sempat mengatrol saham perusahaan teknologi Korea Selatan seperti LG Electronics, Naver, dan Doosan Robotics akibat spekulasi pertemuan serupa.

Kendati demikian, pergerakan pasar yang sangat responsif terhadap rumor personal mendapat perhatian khusus dari analis keuangan lokal.

Peneliti Kiwoom Securities, Han Ji-young, menyoroti kerentanan pasar akibat fokus investor pada narasi spekulatif dibandingkan fundamental kinerja perusahaan.

>>> Mengenal Karakter Pria Capricorn dalam Hubungan Asmara

Fenomena ini terus memicu perdebatan di kalangan investor global mengenai ketergantungan pasar saham pada figur tertentu di tengah tren kecerdasan buatan (AI).