Tim nasional sepak bola Kolombia menjadwalkan pertandingan persahabatan internasional melawan Yordania di Argentina pada Minggu malam. Laga ini menjadi bagian dari persiapan akhir menuju Piala Dunia 2026.

Skuad Los Cafeteros asuhan Nestor Lorenzo ingin menguji konsistensi performa dan mengasah ketajaman lini serang.

>>> 6 Trik agar Anak Memperhatikan Ucapan Orangtua Tanpa Harus Marah

Pertandingan ini merupakan pertemuan kedua kedua negara setelah duel 12 tahun lalu di Buenos Aires yang dimenangi Kolombia 3-0.

Kolombia mengantongi modal positif setelah finis di peringkat ketiga klasemen kualifikasi zona CONMEBOL dengan 28 poin dari 18 pertandingan.

Pasukan Lorenzo mencatat tujuh kemenangan, tujuh hasil imbang, empat kekalahan, dan menang 3-1 atas Kosta Rika pada Selasa sebelumnya.

Meskipun sempat kalah 2-1 dari Kroasia dan 3-1 dari Prancis pada Maret, Kolombia hanya sekali gagal mencetak gol dalam 10 pertandingan terakhir.

Sebaliknya, Yordania yang dilatih Jamal Sellami mengusung misi pembuktian kapasitas tim Timur Tengah lewat disiplin pertahanan rapat.

Kekuatan utama Yordania bertumpu pada kemampuan transisi cepat dari bertahan ke menyerang melalui serangan balik kilat.

Yordania baru saja menelan kekalahan 4-1 dari Swiss pekan lalu, setelah sebelumnya mencatat sembilan laga tanpa kekalahan dalam waktu normal.

Masalah utama skuad Jamal Sellami terletak pada kerapuhan lini belakang yang kebobolan setidaknya dua gol di setiap empat pertandingan terakhir dengan total 11 gol.

>>> Calo Diduga Timbun Tiket Konser EXO PLANET 6 di Jakarta, Harga Tembus Rp10 Juta

Pelatih Nestor Lorenzo diprediksi melakukan rotasi besar dengan potensi memainkan David Ospina, Daniel Munoz, Yerry Mina, Jefferson Lerma, Jhon Arias, James Rodriguez, dan Luis Suarez sejak menit awal.