Ponsel ikonik BlackBerry yang sempat mati suri kini kembali menjadi primadona. Minat ini muncul bukan karena teknologi baru, melainkan karena keyboard fisik perangkat tersebut.

Dikutip dari Selular, tren papan ketik fisik ala BlackBerry kembali diminati di tengah dominasi smartphone layar penuh. Sejumlah startup kini mencoba menghidupkan pengalaman mengetik dengan tombol fisik.

>>> Daftar 40 HP Xiaomi, Redmi, dan POCO yang Resmi Mendapatkan HyperOS 3.1

Dua perusahaan seperti Clicks Technology asal Inggris dan Unihertz asal China mulai meluncurkan perangkat serta aksesori smartphone berkeyboard fisik.

Langkah ini mengisi ceruk pasar yang ternyata masih hidup.

Fenomena ini muncul hampir dua dekade setelah Apple memperkenalkan iPhone pada 2007. iPhone mengubah industri dengan layar sentuh penuh dan perlahan menyingkirkan keyboard fisik.

Namun, penggemar ponsel berbentuk persegi dengan keyboard khas tetap setia. Sebuah komunitas dengan 25.000 anggota aktif berbagi tips dan kenangan akan perangkat itu.

>>> 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 8 Juni 2026: Klaim Jersey Bola, Skin SG2, dan Emote

Ekspresi Diri dan Kurangi Screentime

Jung Younbo, profesor komunikasi di Nanyang Technological University, Singapura, mengatakan ponsel kini menyerupai tren mode yang bersifat siklus.

"Kita cenderung menggunakan ponsel cerdas sebagai sarana mengekspresikan diri," ujarnya mengutip CNBC Internasional.

Penggunaan ponsel dengan papan ketik fisik ternyata dapat mengurangi screentime. Hal itu diucapkan kreator konten berusia 23 tahun, Chonnie Alfonso.

Alfonso, yang menampilkan gadget retro di YouTube, mengatakan beralih ke perangkat keyboard membantunya mengurangi screentime. Menurutnya, doomscrolling kurang cocok dilakukan pada ponsel bergaya BlackBerry.

>>> Lenovo Luncurkan Legion 5i Gen 11 dengan Layar OLED 165Hz di AS

Ia menambahkan bahwa perangkat dengan keyboard membantunya menghabiskan lebih sedikit waktu di media sosial dan mengendalikan jadwal dengan lebih baik.