FIFA Izinkan Penonton Bawa Botol Air Minum Sekali Pakai ke Stadion Piala Dunia 2026
Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) melonggarkan aturan mengenai botol minum yang boleh dibawa penonton ke stadion pada Piala Dunia 2026.
Kebijakan ini diumumkan pada Jumat, 5 Juni 2026, untuk mengantisipasi risiko dehidrasi akibat cuaca panas.
>>> Timnas U19 Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Aturan baru ini muncul setelah regulasi ketat sebelumnya menuai kritik dari kelompok suporter dan pakar kesehatan.
Sebelumnya, FIFA sempat melarang semua jenis botol, gelas, dan kaleng masuk ke tribun.
Kini, setiap penonton diizinkan membawa satu botol air minum plastik sekali pakai yang masih tersegel dari pabrik. Ukuran yang diperbolehkan adalah 20 ons atau setara 590 mililiter.
Aturan Baru Botol Minum di Stadion
Chief Operating Officer Piala Dunia 2026 Heimo Schirgi menyampaikan kebijakan ini melalui video di akun X resmi FIFA.
Ia menegaskan bahwa botol harus berbahan plastik lunak dan tersegel pabrik.
>>> Harga Emas Antam di Pegadaian 8 Juni 2026 Stagnan, Cek Rinciannya
Meski memberi kelonggaran untuk kemasan sekali pakai, penyelenggara tetap melarang wadah berbahan keras. Botol reusable atau wadah yang dapat digunakan kembali tidak diizinkan masuk.
Schirgi menjelaskan bahwa wadah keras dengan penutup berpotensi disalahgunakan sebagai benda lempar yang membahayakan keamanan selama pertandingan. Aturan ini berlaku di semua stadion di Amerika Serikat dan Kanada.
Sebelum keputusan ini, Kode Etik Resmi FIFA menyebutkan penonton boleh membawa botol plastik transparan kosong maksimal 1 liter.
Namun, aturan itu berubah total menjelang pembukaan turnamen pada 11 Juni.
Perubahan mendadak ini memicu kekhawatiran ahli tentang kecukupan hidrasi penonton di cuaca ekstrem.
>>> OJK Dukung Pembentukan Satgas Pencegahan Pinjol Ilegal dan Judi Online
FIFA memastikan air minum tetap dijual di dalam stadion dengan harga tidak melebihi tarif normal setempat.
Update Terbaru
Fenomena Jensen Huang Dongkrak Saham Produsen Daging Babi Korea
Senin / 08-06-2026, 08:39 WIB
Florentino Perez Kembali Pimpin Real Madrid Usai Kalahkan Riquelme
Senin / 08-06-2026, 08:39 WIB
IHSG Diprediksi Melemah Lagi, Tertekan Sentimen Global dan Regional
Senin / 08-06-2026, 08:38 WIB
Pemerintah Belum Pastikan Pencairan BLT Kesra Rp900.000 Juni 2026
Senin / 08-06-2026, 08:36 WIB
Bursa Saham Asia Terpuruk Tiga Hari Beruntun Akibat Aksi Jual Teknologi
Senin / 08-06-2026, 08:36 WIB
Atlus Pamerkan Trailer Gameplay Persona 4 Revival di Xbox Showcase
Senin / 08-06-2026, 08:34 WIB
Citra Tubindo Bagikan Dividen Rp 372 Miliar Imbas Kinerja Positif
Senin / 08-06-2026, 08:34 WIB
Studi University of York: Kebiasaan Bicara Dongkrak Kecerdasan Anak
Senin / 08-06-2026, 08:33 WIB
Timnas Indonesia U19 Lolos Semifinal Piala AFF Usai Tekuk Vietnam
Senin / 08-06-2026, 08:32 WIB
Investor Domestik Borong Saham BBCA Rp 1,1 Triliun Saat Asing Lepas
Senin / 08-06-2026, 08:32 WIB
Pembeli Mobil Listrik Bekas Wajib Periksa Kondisi Baterai
Senin / 08-06-2026, 08:32 WIB
Bybit Buka Akses IPO SpaceX untuk Investor Ritel Lewat Token Saham
Senin / 08-06-2026, 08:32 WIB
Dokter Anak Ingatkan Orang Tua Tidak Hentikan Konsumsi Susu pada Anak Obesitas
Senin / 08-06-2026, 08:32 WIB
Harga Minyak Mentah Dunia Melonjak Imbas Serangan Israel ke Lebanon
Senin / 08-06-2026, 08:28 WIB






