Pasar perumahan di Kota Cirebon menunjukkan pertumbuhan positif. Penjualan CitraLand Cirebon mencapai sekitar 45 persen dari target tahunan hingga Mei 2026.

Project Manager CitraLand Cirebon, I Putu Dian Arie Wibawa, mengatakan pasar perumahan di Cirebon masih sangat baik.

>>> Amazon Luncurkan Robot Gudang Proteus dengan Perintah Bahasa Percakapan

Kawasan yang menawarkan fasilitas lengkap, keamanan, dan konsep lingkungan yang baik menjadi primadona.

Faktor lain yang mendongkrak minat adalah pertumbuhan kawasan penyangga dan peningkatan konektivitas wilayah. Kontributor utama penjualan berasal dari tipe Primrose, Neo Marigold, Neo Iris, dan cluster terbaru Elderwood.

Strategi Pengembang dan Cluster Terbaru

Pengembang menerapkan sejumlah strategi untuk menjaga momentum. Mereka menghadirkan produk sesuai kebutuhan pasar, memperkuat konsep kawasan, menjaga kualitas bangunan, dan menawarkan skema pembayaran fleksibel.

Cluster Elderwood menjadi proyek yang paling menarik perhatian. Hunian modern ini menyajikan pemandangan danau dan ruang terbuka hijau.

>>> Nova Arianto Tegaskan Timnas U19 Indonesia Siap Hadapi Semifinal Piala AFF U19 2026

Marketing Manager CitraLand Cirebon, Agustino Sasongko, menyampaikan bahwa Elderwood adalah cluster pertama di kawasan tersebut yang mengadopsi konsep danau sebagai pusat aktivitas.

Rumah di cluster ini terdiri dari tipe Amara, Bridelia, Clusia, dan Dianella, dengan harga mulai Rp590 juta hingga Rp1,5 miliar.

Selain hunian, pasar komersial di Cirebon juga menjanjikan. Pengembang kini hanya menyisakan satu unit ruko tiga lantai siap huni seharga sekitar Rp2,5 miliar.

Pihak pengembang optimistis terhadap prospek pasar properti di Cirebon. Hal ini sejalan dengan keberlanjutan pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan wilayah.

>>> Juventus Jajaki Opsi Tukar Pemain demi Rekrut Alexander Sorloth

Agustino menambahkan bahwa Cirebon memiliki potensi pertumbuhan besar karena kebutuhan hunian modern masih tinggi dan perkembangan kawasan terus berjalan.