Pasar Kripto Memasuki Fase Seleksi Alam, Ribuan Proyek Mulai Hilang
Cosmo Jiang, manajer portofolio Pantera Capital, menilai proses penyaringan ini sebenarnya sudah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir. Menurut dia, puncak kejayaan sebagian besar token terjadi pada 2021.
Setelah itu, banyak proyek perlahan kehilangan daya tarik.
"Kita sudah melihat proses penyaringan besar-besaran. Banyak token sudah turun 80% hingga 90%.
Tetapi masih ada sejumlah token bernilai miliaran dolar yang sebenarnya tidak memiliki alasan kuat untuk tetap ada," ujarnya.
Kondisi tersebut juga terlihat pada Cardano. Data Electric Capital menunjukkan jumlah pengembang aktif penuh waktu di jaringan tersebut turun 32% sejak awal tahun.
Sementara dana yang tersimpan dalam aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) di ekosistem Cardano menyusut 35%.
Token ADA, aset digital utama Cardano, juga telah kehilangan sekitar 55% nilainya sepanjang tahun ini.
Menariknya, kemunduran pasar token justru terjadi ketika adopsi teknologi blockchain semakin luas. Stablecoin mulai digunakan dalam sistem pembayaran global.
Tether bahkan mendekati posisi Ether sebagai aset kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar.
Di sisi lain, berbagai institusi keuangan Wall Street mulai bereksperimen dengan aset yang ditokenisasi, sementara bank-bank besar terus mengembangkan infrastruktur blockchain.
Artinya, teknologi yang menjadi fondasi industri kripto masih terus berkembang.
Yang berubah adalah cara investor menilai proyek-proyek di atasnya.
Jika pada masa lalu hampir semua token dapat menikmati aliran modal, kini investor hanya memberi perhatian kepada segelintir proyek yang mampu menunjukkan manfaat nyata.
Dengan kata lain, pasar kripto sedang bergerak menuju fase yang lebih dewasa. Bukan lagi tentang menciptakan token sebanyak mungkin, melainkan membuktikan apakah sebuah proyek benar-benar dibutuhkan.
Bagi investor, kondisi ini mungkin terasa menyakitkan.
>>> Kementerian Haji Arab Saudi Minta Maaf Atas Keterlambatan Bagasi Jemaah Indonesia
Namun bagi industri secara keseluruhan, gelombang penyaringan tersebut bisa menjadi langkah penting untuk memisahkan proyek yang memiliki nilai jangka panjang dari sekadar tren sesaat yang pernah menikmati euforia pasar.
Update Terbaru
Timnas Indonesia U-19 Lolos ke Semifinal Piala AFF U-19 2026
Minggu / 07-06-2026, 22:20 WIB
Suburbia Jepang: Subaru Ekspor Ascent Buatan AS ke Negeri Asal Kei Car
Minggu / 07-06-2026, 22:20 WIB
Aniplex Luncurkan Hitung Mundur Misterius Berakhir 9 Juni
Minggu / 07-06-2026, 22:18 WIB
Timnas Indonesia U-19 Tekuk Vietnam demi Tiket Semifinal Piala AFF
Minggu / 07-06-2026, 22:18 WIB
Mesin Rusak Paksa Max Verstappen Keluar dari GP Monako 2026
Minggu / 07-06-2026, 22:18 WIB
Laba Industri P2P Lending Melonjak 71,43% Jadi Rp 960 Miliar per April 2026
Minggu / 07-06-2026, 22:16 WIB
Kementerian Haji dan Umrah Kawal Penanganan Bagasi Jemaah yang Tertunda
Minggu / 07-06-2026, 22:16 WIB
BTN Perkuat Manajemen Risiko untuk Tekan Rasio Kredit Bermasalah
Minggu / 07-06-2026, 22:16 WIB
Timnas Indonesia U-19 Ungguli Vietnam 1-0 di Babak Pertama Piala AFF
Minggu / 07-06-2026, 22:12 WIB
Max Verstappen Rebut Posisi Start Kedua di GP Monako 2026
Minggu / 07-06-2026, 22:12 WIB
Kabar Duka Peabo Bryson dan Pernikahan Mewah Dua Lipa di Italia
Minggu / 07-06-2026, 22:12 WIB
Timnas U19 Indonesia Targetkan Kemenangan atas Vietnam untuk Lolos Semifinal
Minggu / 07-06-2026, 22:12 WIB
Marjane Satrapi, Penulis Novel Grafis Persepolis, Meninggal di Prancis
Minggu / 07-06-2026, 22:08 WIB
KKP dan KITB Sepakati Penataan Ruang Laut Pesisir Batang
Minggu / 07-06-2026, 22:08 WIB






