Pelaku Curanmor Tewas Ditembak Usai Ditangkap, Keluarga Pertanyakan Tindakan Oknum Polisi
Pelaku Curanmor Tewas Ditembak Usai Ditangkap, Keluarga Pertanyakan Tindakan Oknum Polisi
Kematian seorang terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor memicu perdebatan di ruang publik setelah muncul dugaan tindakan berlebihan saat proses penangkapan berlangsung.
Keluarga korban mempertanyakan penyebab kematian pria tersebut. Menurut keterangan sang istri, suaminya disebut tidak melakukan perlawanan ketika diamankan aparat.
Perempuan itu menyampaikan keberatannya saat anggota kepolisian mendatangi kediamannya. Ia menilai kondisi jenazah suaminya tidak sesuai dengan penjelasan bahwa korban melakukan perlawanan saat ditangkap.
Dalam keterangannya, ia mengaku melihat sejumlah luka pada tubuh korban. Selain luka tembak, ia menyebut terdapat kondisi leher yang patah, mata lebam, serta bagian wajah yang mengalami cedera.
"Suami saya katanya melawan sedangkan pak lihat polisi datang suami saya langsung duduk menyerahkan diri, menyerahkan diri langsung ditaruh di belakang, langsung diborgol di belakang. Kalau emang dia sampai gituin polisinya gimana, nggak bsia kabur lah, ada video dia udah di bawa ada. Kata polisinya jangan divideo, jangan divideo. Dia ambil sehat pak, pulang mati, pulangnya kayak gitu," ujarnya.
>>> Veda Ega Pratama Turun ke Posisi Keenam Klasemen Moto3 2026
Menurut pengakuannya, luka tembak ditemukan di beberapa bagian tubuh korban hingga area kaki.
Kesedihan sang istri semakin bertambah karena suaminya dibawa dalam keadaan hidup, namun kembali ke rumah sudah tidak bernyawa.
"Kalau emang mau ditembak mati kenapa harus patah lehernya, kenapa harus ditembak kakinya, sampai kayak gitu. Kenapa matanya sampai kayak gitu, kenapa sampai hidungnya patah pak. Sumpah pak saya negrasa sakit pak, suami saya," katanya.
Ia juga mengaku mendokumentasikan kondisi jenazah. Menurutnya, hampir seluruh tubuh korban mengalami luka.
"Yang bagian bersih cuma di perut saja, saya ada fotonya pak. Ada luka-luka tembak, ada 7 itu tembus semua," tuturnya.
Setelah peristiwa tersebut, keluarga korban disebut menerima bantuan berupa kebutuhan pokok dan sejumlah uang.
Kasus itu kemudian ramai diperbincangkan di media sosial. Sejumlah warganet mendukung tindakan aparat terhadap pelaku kejahatan, sementara sebagian lainnya menyoroti pentingnya proses hukum yang tetap berjalan sesuai aturan meski terhadap tersangka tindak pidana.
Perbedaan pandangan tersebut terlihat dari beragam komentar yang muncul di unggahan yang membahas kasus penembakan tersebut.
Update Terbaru
Afghanistan vs Pakistan di Turnamen Diamond Jubilee 2026
Minggu / 07-06-2026, 18:38 WIB
Afghanistan vs Pakistan di Turnamen Empat Negara Maladewa
Minggu / 07-06-2026, 18:38 WIB
Trailer Baru Kaiju Girl Caramelise Tampilkan Lagu Tema Pembuka
Minggu / 07-06-2026, 18:36 WIB
Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 119 FIFA Usai Kalahkan Oman
Minggu / 07-06-2026, 18:36 WIB
Jadwal Siaran Langsung Bola Malam Ini: Uji Coba Internasional dan Piala AFF U19
Minggu / 07-06-2026, 18:32 WIB
Jadwal dan Link Live Streaming Race MotoGP Hungaria 7 Juni 2026
Minggu / 07-06-2026, 18:32 WIB
Jemaah Haji Gelombang Dua Mulai Berangkat ke Madinah
Minggu / 07-06-2026, 18:32 WIB
Jonatan Christie Gagal Juara Indonesia Open 2026 Usai Kalah dari Victor Lai
Minggu / 07-06-2026, 18:32 WIB
Timnas U19 Indonesia Hadapi Vietnam di Laga Penentu Grup A Piala AFF U19 2026
Minggu / 07-06-2026, 18:32 WIB
Koreksi Harga Emas Dinilai Jadi Peluang Akumulasi Aset Safe Haven
Minggu / 07-06-2026, 18:28 WIB
Rafael Leao Kecewa Berat Usai Namanya Masuk Daftar Jual AC Milan
Minggu / 07-06-2026, 18:28 WIB
Persaingan Runner Up Piala AFF U19 Ketat, Indonesia Bersaing dengan Kamboja dan Malaysia
Minggu / 07-06-2026, 18:25 WIB
Timnas U19 Indonesia Hadapi Vietnam di Laga Penentu Piala AFF 2026
Minggu / 07-06-2026, 18:24 WIB
Inggris Gelar Royal Wedding, Keponakan Raja Charles Nikahi Suster
Minggu / 07-06-2026, 18:24 WIB






