Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kembali menginisiasi peringatan Hari Laut Sedunia yang jatuh setiap 8 Juni.

Momentum tahunan ini bertujuan meningkatkan kesadaran global akan pentingnya laut dan mendorong aksi nyata untuk kelestariannya.

>>> Kim Chaewon Absen dari LE SSERAFIM karena Cedera Leher

Pada Senin, 8 Juni 2026, peringatan Hari Laut Sedunia mengusung tema utama "Reimagine" atau "Membayangkan Kembali".

Melalui tema ini, PBB mengajak masyarakat dunia menciptakan interaksi baru dengan laut demi masa depan planet yang berkelanjutan.

Penyelenggara resmi World Ocean Day menetapkan fokus aksi global tahun ini melalui slogan "Strong Marine Protected Areas for Our Blue Planet".

Gagasan tersebut menuntut perluasan wilayah konservasi guna melindungi keanekaragaman hayati dan memulihkan kesehatan ekosistem perairan.

Tema spesifik yang dirilis PBB berbunyi "Reimagine: Beyond the world we know, a new relationship with our ocean".

Pesan ini menekankan agar manusia berhenti memandang laut sekadar sebagai objek eksploitasi sumber daya.

Kampanye tahun 2026 dirancang selaras dengan target global 30x30.

>>> Aldi Taher Ekspansi Bisnis Kuliner dengan Ayam Goreng Basah Nasi Jeruk

Target ini merupakan komitmen internasional untuk menyertakan minimal 30% area darat dan laut ke dalam zona perlindungan pada tahun 2030.

Peran Penting dan Tantangan Ekosistem Laut

Langkah penguatan kawasan lindung mendesak dilakukan karena laut menguasai sekitar 70% permukaan bumi.

Ekosistem ini memproduksi separuh oksigen atmosfer, mengendalikan iklim global, menyerap karbon dioksida, dan menjadi tumpuan pangan bagi miliaran jiwa.

Kondisi laut saat ini kian kritis akibat pencemaran sampah plastik dan penangkapan ikan berlebihan. Kerusakan terumbu karang serta dampak perubahan iklim juga memicu penurunan drastis keanekaragaman hayati perairan.

Masyarakat dapat berkontribusi menyelamatkan laut melalui tindakan sehari-hari yang sederhana.

Langkah nyata tersebut meliputi pengurangan konsumsi plastik sekali pakai, penghematan air bersih, hingga pembersihan area aliran sungai dan pesisir pantai.

Dukungan terhadap produk perikanan ramah lingkungan serta partisipasi aktif dalam edukasi konservasi menjadi poin penting.

>>> PNM Lakukan Transformasi Struktur dan Perkuat Jajaran Direksi Komisaris

Gerakan kolektif ini diharapkan mampu menghentikan laju kerusakan ekosistem demi menjamin kehidupan generasi masa depan.