PNM Lakukan Transformasi Struktur dan Perkuat Jajaran Direksi Komisaris
PT Permodalan Nasional Madani (Persero) memasuki babak baru melalui transformasi organisasi. Langkah ini diwujudkan dengan penyesuaian struktur dan penguatan kepemimpinan di berbagai lini usaha.
Kebijakan tersebut diambil sebagai strategi perusahaan dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks. PNM memiliki mandat besar untuk memberdayakan jutaan perempuan pengusaha ultra mikro di seluruh Indonesia.
>>> FIFA Izinkan Penonton Bawa Botol Plastik di Piala Dunia 2026
Perubahan lanskap ekonomi, percepatan digitalisasi, dan tuntutan efisiensi mendorong perusahaan memperbarui struktur korporasi. Penguatan fondasi kepemimpinan ini dirancang untuk mengawal transformasi jangka panjang serta meningkatkan efektivitas operasional.
Jajaran Kepemimpinan Baru
Tiga tokoh baru resmi bergabung dalam jajaran Dewan Komisaris dan Direksi. Marsudi Syuhud ditunjuk sebagai Komisaris Independen, sementara Temmy Satya Permana menjabat sebagai Komisaris.
Di posisi manajemen, L. Dodot Patria Ary Suprianto diperkenalkan sebagai Direktur Operasional dan Hubungan Kelembagaan.
Mereka melengkapi posisi Kindaris selaku Direktur Utama dan Sunar Basuki sebagai Wakil Direktur Utama.
Direktur Utama PNM, Kindaris, menyatakan bahwa transformasi tidak boleh hanya mengandalkan perubahan sistem atau proses bisnis. Faktor paling krusial adalah kualitas sumber daya manusia.
"Di tengah berbagai perubahan, PNM terus melakukan penguatan dan pembaruan di berbagai aspek organisasi. Namun perubahan yang paling menentukan adalah perubahan pada manusianya," ujarnya.
Sebagai lembaga yang fokus melayani perempuan prasejahtera melalui pembiayaan dan pemberdayaan, PNM menghadapi tantangan unik.
>>> Prabowo Perintahkan Penambahan Sekolah Rakyat di Seluruh Kabupaten/Kota Bali
Sektor pertumbuhan bisnis harus berjalan beriringan dengan misi sosial demi dampak nyata bagi masyarakat.
Kindaris menambahkan bahwa para pemimpin di lingkungan korporasi harus menjaga keseimbangan antara profesionalisme dan empati. "Kita bekerja dengan hati.
Kita hadir untuk memberdayakan," katanya.
Momentum penguatan organisasi ini beriringan dengan perubahan status korporasi menjadi Persero. Status baru menuntut manajemen bergerak lebih lincah dan adaptif tanpa meninggalkan misi pemberdayaan.
Optimisme manajemen bertumpu pada budaya gotong royong yang telah mengakar selama lebih dari dua dekade.
"Perjalanan ke depan tidak selalu mudah, namun dengan semangat kolaborasi kita akan mampu melewati transformasi ini," ucap Kindaris.
Melalui penyegaran ini, manajemen menegaskan bahwa transformasi bukan sekadar pergantian jabatan.
>>> Rupiah Berpeluang Stabil pada Semester II 2026 Setelah Tekanan Mereda
Langkah ini adalah komitmen jangka panjang untuk membangun lembaga yang tangguh dan relevan bagi keluarga prasejahtera di Indonesia.
Update Terbaru
Media Vietnam Soroti Trio Naturalisasi Brasil, Timnas Indonesia Diwanti-wanti
Rabu / 22-07-2026, 20:08 WIB
Gabung Persija, Nadeo Argawinata Siap Buktikan Diri di Hadapan Jakmania
Rabu / 22-07-2026, 20:08 WIB
John Herdman Puji Dukungan Bali United untuk Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026
Rabu / 22-07-2026, 20:07 WIB
Kwak Dong Yeon Mulai Wajib Militer 25 Agustus Usai Sukses di Netflix
Rabu / 22-07-2026, 20:07 WIB
Menlu AS dan China Bertemu di KTT ASEAN di Tengah Ketegangan Timur Tengah
Rabu / 22-07-2026, 20:07 WIB
Deret Pesepakbola Diduga Lakukan Operasi Plastik, Teranyar Vinicius Junior
Rabu / 22-07-2026, 20:07 WIB
Menteri Dody Bantah Sengaja Alihkan Isu Surat Dinas dengan Judol Pegawai
Rabu / 22-07-2026, 20:07 WIB
Hasil 32 Besar China Open: Dramatis, Ana/Meilysa Ditekuk Wakil Korea
Rabu / 22-07-2026, 20:07 WIB
Heo Young Ji KARA Buka Suara soal 7 Tahun Alami Stalking
Rabu / 22-07-2026, 20:06 WIB
Jadwal Rilis Lookism Chapter 617 dan Spoiler Terbaru
Rabu / 22-07-2026, 20:06 WIB
Facebook dan Instagram Down Lagi untuk Kedua Kalinya dalam 72 Jam
Rabu / 22-07-2026, 20:06 WIB
KPK Tahan 3 Tersangka Swasta Kasus Dana Hibah Jatim
Rabu / 22-07-2026, 20:05 WIB
DFSK Klaim Raup 1.100 Pesanan E5 Plus Sebelum Harga Diumumkan
Rabu / 22-07-2026, 20:05 WIB
Mengapa Kita Ikut Menguap Saat Melihat Orang Lain? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Rabu / 22-07-2026, 20:05 WIB







